John Herdman. (Foto: Getty Images) TODAYNEWS.ID — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan John Herdman sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia pada Sabtu (3/1/2025).
PSSI menegaskan ingin memperkenalkan Herdman bukan hanya dari sisi teknis kepelatihan, tetapi juga dari perjalanan hidupnya.
PSSI menilai Herdman memiliki kisah hidup yang inspiratif di balik rekam jejaknya di sepak bola internasional. Penunjukan ini disebut sebagai babak baru dalam perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.
John Herdman berasal dari Consett, timur laut Inggris. Ia tumbuh di lingkungan keluarga pekerja, dengan kakek dan ayahnya bekerja di pabrik baja.
Latar belakang tersebut disebut membentuk karakter dan ketangguhan Herdman. Tantangan hidup sejak kecil menjadi fondasi filosofi kepelatihannya.
Herdman menggambarkan nilai ketahanan, kepercayaan, dan persaudaraan sebagai inti pendekatannya. Nilai-nilai itu ia terapkan sepanjang karier kepelatihannya.
Karier Herdman dimulai dari level dasar dengan melatih tim muda sambil bekerja paruh waktu. Ia membangun jalannya sebagai pelatih secara bertahap dari bawah.
Pada 2001, Herdman meninggalkan Inggris dan pindah ke Selandia Baru. Ia pergi bersama istrinya, Clare, yang telah mendampinginya sejak usia 16 tahun.
Keluarga disebut menjadi faktor penting dalam perjalanan karier Herdman. Dukungan dari Clare serta kedua anaknya, Lilly dan Jay, menjadi bagian dari pencapaiannya.
Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang memimpin tim nasional putra dan putri ke Piala Dunia FIFA. Pencapaian tersebut disebut sebagai hasil konsistensi dan dukungan keluarga.
PSSI menyebut keputusan Herdman melatih Indonesia bersifat personal. Di tengah berbagai tawaran dari negara lain, termasuk dari zona CONCACAF, ia memilih Indonesia.
Pilihan tersebut dinilai menunjukkan ketertarikan Herdman pada proyek jangka panjang. Ia disebut mencari tantangan yang memiliki dampak sosial dan budaya.
PSSI menyebut Herdman melihat Timnas Indonesia sebagai ruang untuk membangun warisan. Pendekatan tersebut diklaim serupa dengan apa yang pernah ia lakukan sebelumnya.
Herdman juga dikenal dengan konsep penyelarasan pengembangan pemain dari akar rumput hingga tim senior. Pendekatan “One Team” dinilai relevan dengan kondisi sepak bola Indonesia.
PSSI mengajak masyarakat dan pendukung Timnas Indonesia untuk menyambut kehadiran Herdman dan keluarganya. Dukungan publik disebut penting dalam perjalanan Timnas Indonesia ke depan.