x

Indonesia Raih 5 Medali di Hari Pertama Asian Games, Emas Masih Ditunggu

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 09:13 149

TODAYNEWS.ID — Kontingen Indonesia mengawali perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan raihan satu medali perak dan empat perunggu. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu menyebut capaian tersebut menjadi modal signifikan pada awal penyelenggaraan.

Todotua mengaku terkejut sekaligus senang dengan perolehan medali Indonesia pada hari pertama. Dia berharap torehan tersebut menjadi awal dari capaian berikutnya selama Asian Games berlangsung.

“Hari ini kita cukup surprise. Hari ini dulangan medali yang kita peroleh itu signifikan, satu perak, empat perunggu. Kita cukup surprise dan happy banget,” ujar Todotua di Nagoya, Minggu (20/9/2026).

Todotua berharap konsistensi dan ritme yang sudah dibangun sejak hari pertama dapat terus dipertahankan. Apalagi sejumlah cabang olahraga Indonesia mulai memasuki fase lanjutan dalam persaingan.

“Mudah-mudahan ke depan konsistensi dan ritmenya ini bisa tetap berkesinambungan. Kita monitor ada pertandingan yang sudah mulai masuk quarter dan semifinal, ini artinya peluang kita untuk mendapatkan medali cukup baik,” katanya.

Meski sudah mengumpulkan lima medali, Todotua menyebut masih ada satu capaian yang dinantikan dari perjuangan Kontingen Indonesia. Medali emas menjadi target yang ingin segera diwujudkan.

“Memang yang kita tunggu, kita bisa mendapatkan medali emas,” ujarnya.

Dukungan untuk perjuangan atlet Indonesia juga datang langsung dari pemerintah. Todotua mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto terus memonitor perjalanan Kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya.

Todotua mengatakan dirinya mendapat pesan dari Sekretaris Kabinet untuk terus memberikan semangat kepada para atlet. Presiden juga disebut siap melakukan video call dengan kontingen apabila Indonesia berhasil meraih medali emas.

“Semalam itu dikasih kabar sama Pak Seskab, ‘Bang, tetap semangat.’ Pak Presiden memonitor dan bahkan Pak Presiden menyatakan beliau bersedia kalau nanti ada emas, bisa langsung video call dengan beliau,” kata Todotua.

“Jadi memang ini benar-benar dimonitor, supporting, dukungan, dan kita komunikasikan terus dengan cabang olahraga,” lanjutnya.

Di tengah persaingan, Todotua meminta atlet dan ofisial yang belum bertanding tetap fokus mempersiapkan diri. Dia meminta persoalan nonteknis diserahkan kepada tim yang menangani koordinasi selama Asian Games.

“Untuk atlet dan ofisial yang belum datang karena schedule mereka masih nanti, tetap yakin dan percaya, tetap fokus di pertandingan. Serahkan ke kami untuk urusan nonteknisnya,” tegasnya.

Todotua mengatakan koordinasi dengan OCA, INAGOC, dan pihak tuan rumah terus dilakukan. Berbagai kendala yang muncul pada fase awal penyelenggaraan juga disebut mulai tertangani secara bertahap.

Tim Indonesia juga memantau kondisi cuaca selama pelaksanaan Asian Games. Pemantauan dilakukan melalui command centre dan tim monitoring serta evaluasi, termasuk terhadap perkembangan potensi typhoon.

“Terus fokus, terus kita persiapkan fisik dan mental. Harapannya, kondisi seperti ini, potensi medali dan bisa lebih banyak kita dapatkan,” kata Todotua.

Dengan satu perak dan empat perunggu, Indonesia masih memiliki perjalanan panjang di Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Indonesia kini menanti tambahan medali dari cabang olahraga yang mulai memasuki babak perempat final dan semifinal.

 

Editor: Aziz Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
13 hours ago
1 day ago
1 day ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor