x

DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Atlet Setelah Pensiun

Laporan: Dhanis

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Okt 2026 13:04 23

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru, meminta pemerintah memperkuat perlindungan bagi atlet setelah mengakhiri karier profesional. Menurut dia, pembinaan olahraga nasional tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga harus menjamin kesejahteraan atlet pada masa pensiun.

Ratih mengatakan, atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia melalui berbagai kompetisi perlu mendapat perhatian berkelanjutan. Sebab, masa aktif atlet relatif singkat, sedangkan kebutuhan hidup mereka tetap berlangsung setelah tidak lagi bertanding.

“Jangan sampai kita begitu bangga ketika atlet berhasil meraih prestasi, tetapi kurang memperhatikan bagaimana kehidupan mereka setelah tidak lagi berada di arena pertandingan,” kata Ratih dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Ratih, penghasilan selama masa aktif belum tentu cukup untuk menjamin kehidupan atlet dalam jangka panjang. Persoalan ini dapat menjadi lebih berat bagi mereka yang tidak memiliki persiapan keuangan atau kesempatan untuk beralih ke profesi lain setelah pensiun.

Karena itu, dia mendorong pemerintah dan industri olahraga membangun sistem perlindungan yang mencakup seluruh tahapan karier atlet. Sistem tersebut, antara lain, meliputi perlindungan terhadap risiko cedera, pendampingan perencanaan keuangan, serta persiapan karier setelah atlet tidak lagi berkompetisi.

“Pemerintah dan industri olahraga kita perlu saling bahu-membahu dalam membangun sistem yang dapat memberikan perlindungan kepada para atlet, baik selama mereka aktif berkarier maupun setelah pensiun,” ujar politikus Fraksi NasDem tersebut.

Ratih juga menyoroti risiko cedera yang dapat memengaruhi kondisi fisik atlet dalam jangka panjang. Dampak cedera tidak hanya berpotensi mengakhiri karier lebih awal, tetapi juga dapat membatasi kemampuan mereka untuk bekerja setelah meninggalkan arena olahraga.

Oleh sebab itu, menurut dia, perlindungan terhadap risiko cedera perlu menjadi bagian dari kebijakan peningkatan kesejahteraan atlet. Langkah tersebut dinilai penting agar atlet memiliki kepastian perlindungan ketika masa produktif mereka di dunia olahraga berakhir.

Ratih menegaskan, keberhasilan pembangunan olahraga tidak semestinya hanya diukur dari pencapaian medali dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Jaminan kehidupan yang layak bagi atlet setelah pensiun juga perlu menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional.

“Sudah saatnya kesejahteraan atlet dipandang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan olahraga kita, agar mereka tidak hanya memiliki kesempatan untuk berprestasi, tetapi juga kepastian untuk menjalani kehidupan yang layak setelah pensiun,” katanya.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
4 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor