x

Prabowo Klaim Pemerintah di Jalur yang Benar, Soroti Capaian MBG hingga Infrastruktur

Laporan: Dhanis

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 08:32 4

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya berada di jalur yang tepat dalam menjalankan agenda pembangunan nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ekonomi desa, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Prabowo menyebut kebijakan strategis seperti swasembada pangan, penguatan Danantara, dan penerapan ekspor satu pintu menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kepentingan nasional.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan tetap percaya diri dalam menjalankan agenda tersebut.

“Begitu banyak keberhasilan kita. Jadi saya minta, jangan kita minder lagi. Kita, we are on the right track,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna bertajuk Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Di antara program prioritas yang disoroti, MBG mendapat perhatian khusus. Prabowo menilai program tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.

Karena itu, ia meminta pelaksanaannya dikawal secara ketat dan setiap penyimpangan ditindak tanpa kompromi.

“Jangan ragu-ragu. Pecat, bersihkan, sampai bersih. MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal, Prabowo mengungkapkan telah melakukan penindakan dan pembenahan internal, dengan 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung, 353 orang diberhentikan dengan tidak hormat, serta 2.600 orang dalam proses pemeriksaan Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain program pemenuhan gizi, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Prabowo mengapresiasi perkembangan 10 ribu koperasi desa yang disebut telah beroperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Sementara, pada sektor perumahan dan pendidikan, Presiden memaparkan program bedah rumah yang telah menjangkau sekitar 440 ribu unit. Sementara renovasi sekolah tercatat mendekati 90 ribu unit selama dua tahun pemerintahan.

Pembangunan konektivitas di wilayah pedesaan juga turut menjadi perhatian. Prabowo mengapresiasi Satuan Tugas Jembatan yang telah membangun hampir 5.000 jembatan untuk menghubungkan sekitar 12 ribu desa.

Selanjutnya, di bidang kesehatan, pemerintah menganggarkan pembangunan 66 rumah sakit daerah, dengan 22 rumah sakit di antaranya telah selesai dibangun.

Pemerintah juga melanjutkan pengembangan mal pelayanan publik dan digitalisasi layanan pemerintahan, termasuk untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial.

Untuk itu, Prabowo menegaskan, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ia juga mengapresiasi dukungan jajaran kabinet dan para tokoh nasional yang bergabung dalam Dewan Pertimbangan Presiden. Menurutnya, keterlibatan berbagai tokoh mencerminkan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Jadi, pekerjaan banyak, tantangan banyak, kelemahan kita banyak, kerja sama. Kita atasi bersama, ya. We have to work as a team,” pungkas Prabowo.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA