Laporan: Akbar Budi Prasetia
Anggota Bawaslu RI Puadi usai menghadiri pembukaan Tahapan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia, dengan tema “Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu”, di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: TODAYNEWS TODAYNEWS.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menyatakan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu akan terus digelar setiap tahun, meski nantinya terjadi pergantian komisioner Bawaslu.
Anggota Bawaslu RI Puadi, mengatakan keberlanjutan kompetisi tersebut merupakan bagian dari komitmen Bawaslu periode 2022-2027.
Hal itu disampaikan Puadi usai menghadiri pembukaan Tahapan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia, dengan tema “Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu”, di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Ia memastikan bahwa komitmen tersebut dapat dilanjutkan oleh komisioner Bawaslu pada periode berikutnya.
“Ya, kami pastikan bahwa ini merupakan satu komitmen di masa jabatan kami, bahwa kami berkomitmen agar ke depannya siapapun yang nanti akan bisa melanjutkan periode untuk tetap konsisten menjalankan debat penegakan hukum pemilu itu setiap tahun,” kata Puadi kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Puadi menegaskan kompetisi debat penegakan hukum pemilu tahun ini bukan menjadi akhir dari kegiatan tersebut.
Menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Bawaslu RI itu, masih akan ada kelanjutan pada periode Bawaslu berikutnya.
“Dan ini bukan bab terakhir ya, walaupun memang debat penegakan hukum pemilu ke-6, tapi ada bab-bab selanjutnya dalam rangka penegakan hukum pemilu yang betul-betul bisa menjalankan mekanisme sistem hukum dan demokrasi yang betul-betul bermartabat,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyebut Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu tahun ini menjadi yang terakhir diselenggarakan oleh Bawaslu periode 2022-2027.
Bagja mengatakan pelaksanaan kompetisi pada 2027 mendatang akan menjadi tanggung jawab Bawaslu periode 2027-2032.
“Nah, debat kali ini adalah debat terakhir periode kami, 2022-2027. Karena debat nanti tahun depan, 2027, akan dilaksanakan oleh Bawaslu periode 2027-2032,” kata Bagja saat memberi sambutan dalam kegiatan tersebut.
Sebagai informasi, pada tahapan eliminasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI tercatat sebanyak 370 regu dari perguruan tinggi se-Indonesia yang berpartisipasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 perguruan tinggi berhasil lolos dan berhak mengikuti Tahapan Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026.
Adapun juri dalam kompetisi debat tahun ini terdiri dari 36 juri yang berasal dari akademisi, mantan penyelenggara pemilu, dan praktisi hukum.
Editor: Azis Arriadh