x

BMKG Imbau Masyarakat Saring Informasi soal Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Sep 2026 11:47 72 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – BMKG meminta masyarakat lebih teliti dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial. Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya tangkapan layar yang seolah-olah menunjukkan akun resmi @infoBMKG memberikan respons tidak responsif terhadap unggahan Sekretariat Kabinet.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menegaskan tangkapan layar tersebut telah disunting oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

“Perlu kami tegaskan tangkapan layar komentar dari admin @infobmkg merupakan jawaban atas pertanyaan spesifik salah satu warganet mengenai aktivitas vulkanik,” kata Guswanto dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Guswanto menegaskan komentar tersebut bukan merupakan bantahan ataupun koreksi resmi BMKG terhadap unggahan Sekretariat Kabinet.

“Komentar tersebut bukan bentuk bantahan atau koreksi resmi BMKG terhadap unggahan Sekretariat Kabinet,” tegasnya.

Dia menjelaskan data aktivitas erupsi secara primer merupakan kewenangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM.

Namun, informasi terkait potensi dampak sebaran abu vulkanik (volcanic ash) dan keselamatan penerbangan masuk dalam ranah operasional analisis meteorologi penerbangan BMKG.

BMKG memiliki kewenangan dalam pemantauan cuaca, iklim, gempa bumi tektonik, tsunami, serta menyediakan data sebaran abu vulkanik di atmosfer untuk mendukung keselamatan penerbangan melalui layanan Volcanic Ash Advisory.

Sementara itu, PVMBG berwenang memantau aktivitas vulkanik internal gunung api, menetapkan status aktivitas gunung api seperti Waspada, Siaga, dan Awas, serta mengeluarkan peringatan dini erupsi.

Untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG.

Sedangkan informasi mengenai status aktivitas dan perkembangan gunung api dapat dipantau melalui kanal resmi PVMBG.

BMKG juga mengimbau masyarakat berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di ruang publik. Masyarakat diminta menyaring informasi dan memahami konteks pesan secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman.

BMKG turut mengajak media dan pembuat konten untuk menyelaraskan kembali judul maupun caption terkait informasi tersebut.

“Langkah sederhana ini sangat berarti agar masyarakat mendapatkan gambaran informasi yang utuh, jujur, dan tidak terpecah belah oleh persepsi yang keliru,” ujar Guswanto.

Dia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga iklim komunikasi yang sehat, khususnya dalam menyampaikan informasi terkait kebencanaan.

“Mari kita saling menjaga kekondusifan informasi. Kebenaran informasi yang kita rawat bersama menjadi kunci keselamatan kita semua,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
5 days ago
6 days ago
7 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor