x

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Mau Terseret Rivalitas Negara Besar

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 10:00 37 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia menganut politik luar negeri yang terbuka dan tidak berpihak pada kekuatan tertentu. Indonesia siap menjalin hubungan dan kerja sama dengan seluruh negara, termasuk negara-negara besar.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam forum yang dihadiri pemimpin negara, pengusaha, dan sejumlah pemangku kepentingan tersebut, Prabowo menegaskan sikap Indonesia yang selama puluhan tahun memilih untuk tidak bergabung dengan aliansi militer mana pun.

“Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi, kami nonblok. Kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan prinsip keterbukaan juga diterapkan dalam hubungan ekonomi. Indonesia, menurutnya, ingin bekerja sama dengan seluruh mitra tanpa membedakan latar belakang atau kelompok negara.

Indonesia juga menawarkan hubungan perdagangan yang adil kepada negara-negara yang ingin bekerja sama.

“Secara ekonomi, kami juga independen, dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami. Kami ingin bekerja sama dengan semua negara,” ujarnya.

Prabowo menegaskan keterbukaan Indonesia bukan berarti bergabung dengan satu kelompok untuk menghadapi kelompok lainnya.

Menurutnya, Indonesia tidak ingin menjadikan kerja sama ekonomi maupun diplomasi sebagai alat untuk mengancam pihak tertentu. Setiap negara yang ingin bekerja sama dengan Indonesia akan diperlakukan secara adil.

“Kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain. Kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil,” kata Prabowo.

Putin Soroti Posisi Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin menilai Indonesia memiliki posisi penting dalam politik global.

Putin menyebut Indonesia bukan hanya salah satu negara terbesar di dunia, tetapi juga negara dengan populasi Muslim terbesar. Karena itu, menurutnya, perkembangan dan kebijakan Indonesia perlu diperhitungkan dalam dinamika global.

“Indonesia bukan hanya negara terbesar dengan populasi Muslim terbesar, tetapi juga salah satu negara terbesar di dunia. Apa pun jenis kebijakan yang sedang dijalankan di bagian dunia mana pun, Anda harus memperhitungkan hal ini juga,” ujar Putin.

Pernyataan Prabowo dan Putin tersebut menunjukkan posisi Indonesia yang berupaya mempertahankan ruang gerak di tengah persaingan negara-negara besar.

Indonesia menempatkan kepentingan nasional sebagai pijakan, sembari tetap membuka hubungan dengan berbagai kekuatan dunia dan mendorong kerja sama yang dinilai saling menguntungkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor