x

BPBD Kota Bandung Siapkan Simulasi Penanganan Gempa di Rusunawa Cingised

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 23:31 30 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menyiapkan simulasi penanganan bencana gempa bumi di kawasan Rusunawa Cingised, Kecamatan Arcamanik pada 6 September 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Kota Bandung memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk meminimalkan dampak bencana. Menurutnya, bencana memang tidak selalu dapat dicegah, namun risiko kerusakan maupun korban jiwa dapat ditekan melalui peningkatan kapasitas masyarakat.

“Bencana itu harus dicegah, tapi dampak kerusakannya atau korban jiwanya bisa diminimalisir. Ada dua hal yang penting, yaitu kerentanan bangunan dan kapasitas manusianya,” ujar Didi dalam rapat koordinasi persiapan simulasi di Kantor BPBD Kota Bandung.

Ia menjelaskan, simulasi tersebut diawali dengan peningkatan pemahaman melalui Tabletop Exercise (TTX). Melalui metode ini, peserta diajak memahami skenario bencana, pembagian peran, alur komunikasi, hingga langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa.

“Sekarang kita tingkatkan menjadi TTX, atau Tabletop Exercise. Kita ingin memaparkan apa yang harus kita lakukan, bagaimana pergerakan dan koordinasinya. Setelah itu, baru kita melakukan simulasi sesungguhnya,” katanya.

Menurut Didi, pendekatan berbasis simulasi penting agar pengetahuan mengenai kebencanaan tidak berhenti pada sosialisasi atau pemahaman secara teori. Masyarakat perlu memiliki pengalaman untuk mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

“Dengan metode simulasi, dengan YouTube dan lain sebagainya, kita harapkan lebih banyak yang bisa paham bagaimana kalau terjadi gempa, khususnya gempa bumi. Apa yang akan dilakukan?” tuturnya.

Didi berharap, kegiatan di Rusunawa Cingised menjadi pembelajaran yang dapat diterapkan di lingkungan lainnya di Kota Bandung. Warga yang mengikuti kegiatan juga mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungannya.

“Mudah-mudahan setelah ini, ketika ada tempat lain yang meminta hal yang sama, bapak-ibu siap dan bisa menjadi narasumber di kegiatan yang lain,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas masyarakat juga menjadi bentuk kolaborasi dalam mendukung tugas BPBD Kota Bandung, sekaligus membangun kesiapan warga menghadapi potensi bencana.

“Bapak-ibu sudah membantu tugas BPBD dan juga membantu masyarakat Kota Bandung untuk siap bersama,” tutur Didi. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor