x

Polisi Perkuat Pemahaman Pencegahan Karhutla

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Agu 2026 07:14 33 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Polri mencatat 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2026. Laporan tersebut ditangani jajaran Polri di sembilan Polda hingga 21 Agustus 2026.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan penyidikan telah menetapkan 72 tersangka perorangan. Total luas lahan terbakar dalam perkara yang ditangani mencapai 1.006,67 hektare.

Sembilan Polda yang menangani perkara tersebut berada di Sumatera, Kalimantan, dan Aceh. Wilayah itu meliputi Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, dan Kalimantan Utara.

Irhamni menyebut pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi modus yang dominan. Pelaku memilih cara tersebut karena dinilai lebih murah dibandingkan metode pembukaan lahan lainnya.

“Sebagian besar modus operandi yang digunakan oleh para tersangka adalah membuka lahan dengan cara sengaja membakar,” ujar Irhamni, Minggu (23/8/2026).

Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui proses hukum. Polri juga memperkuat pencegahan agar kebakaran dapat diantisipasi sejak tahap awal.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai pencegahan karhutla. Ia menilai kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam perlindungan lingkungan.

“Yang kita harapkan dengan teman-teman media, khususnya kita bisa memberikan awareness, pengetahuan, kesadaran kepada masyarakat,” kata Trunoyudo.

Polri mendorong masyarakat memahami tindakan yang dapat memicu kebakaran.

Langkah mitigasi dilakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada 28 Juli 2026. Rapat tersebut membahas fenomena El Nino, cuaca ekstrem, dan ancaman karhutla.

Polri memperbarui pemetaan wilayah rawan dan melakukan verifikasi hotspot di lapangan. Patroli terpadu juga digelar bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ratusan apel kesiapsiagaan dan sosialisasi pencegahan telah dilakukan di berbagai wilayah. Masyarakat juga diingatkan terhadap risiko pembukaan lahan dengan cara membakar serta pembakaran sampah.

Karo Binops Stamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis mengatakan persiapan menghadapi karhutla dilakukan sebelum puncak musim kemarau. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga turut dilakukan untuk memperkuat kesiapan wilayah.

“Seluruh Satker, seluruh Polda sampai dengan jajaran Polres itu sudah melakukan persiapan,” ujar Auliansyah. Kesiapan tersebut mencakup personel dan berbagai sarana pendukung.

Polri menyiapkan pompa air portabel dan kendaraan taktis untuk penanganan karhutla. Drone fire suppression dan helikopter juga disiapkan untuk mendukung operasi water bombing.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 days ago
6 days ago
6 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor