Pelatih Shin Tae-yong saat memimpin latihan Persija Jakarta. TODAYNEWS.ID — Persija Jakarta gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Port FC pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu.
Port FC tampil lebih efektif pada babak pertama dengan mencetak dua gol. Tim asal Thailand itu unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40.
Persija memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum. Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol pada menit ke-41 untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih agresif. Stjepan Loncar kemudian mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52.
Pelatih Persija Shin Tae-yong mengungkap perubahan posisi pemain menjadi faktor penting di balik kebangkitan timnya. Penyesuaian tersebut dilakukan saat jeda pertandingan.
“Setelah babak pertama kami memperbaiki positioning pemain dan itu menjadi salah satu faktor yang membawa kami bisa menyamakan kedudukan,” kata Shin Tae-yong.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga mengapresiasi semangat juang para pemainnya. Menurutnya, Persija mampu bangkit meski sempat tertinggal dua gol.
“Para pemain tidak menyerah meski sempat tertinggal 0-2. Perubahan posisi pemain di babak kedua membuat tim mampu tampil lebih baik hingga akhirnya kami bisa mengamankan satu poin,” ujarnya.
Selain membahas taktik, Shin Tae-yong turut menyoroti perkembangan pemain asing Persija. Ia menilai proses adaptasi mereka menunjukkan kemajuan meski lebih banyak terbentuk melalui pertandingan.
Di sisi lain, Persija masih menghadapi keterbatasan skuad. Enam pemain utama tidak dapat memperkuat tim karena sedang membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF.
Shin Tae-yong juga mengakui waktu persiapan menjadi tantangan yang dihadapi timnya. Menurutnya, kondisi tersebut memengaruhi proses pembentukan permainan secara keseluruhan.
Meski demikian, ia memastikan Persija akan fokus menghadapi pertandingan terakhir fase grup. Laga melawan PSMS Medan dinilai menjadi penentu peluang tim melangkah ke babak berikutnya.
Shin Tae-yong menegaskan Persija tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan pada laga tersebut. “Menjelang laga terakhir fase grup, kami wajib meraih kemenangan melawan PSMS Medan untuk menjaga peluang melangkah ke semifinal,” tuturnya.