x

IHSG Menguat Dipicu Optimisme Arah Geopolitik dan Sentimen Global

waktu baca 3 menit
Kamis, 2 Jul 2026 17:12 28 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Kamis sore seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah serta arah kebijakan suku bunga global.

IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 49,44 poin atau 0,87 persen ke level 5.744,56. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut menguat 8,74 poin atau 1,57 persen menjadi 565,49.

“Bursa kawasan Asia cenderung bergerak menguat, pasar mencermati proses keberlangsungan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, serta sinyal suku bunga acuan The Fed,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari pasar global, investor masih mengikuti perkembangan proses perdamaian antara AS dan Iran yang berlangsung di Doha, Qatar.

Harga minyak kembali mendekati level sebelum perang setelah distribusi minyak mentah melalui Selat Hormuz terus pulih. Kondisi tersebut dipandang sebagai sinyal positif atas kemajuan pembicaraan perdamaian antara AS dan Iran, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia.

Selain itu, meningkatnya pengiriman minyak melalui Selat Hormuz serta perkembangan positif dalam pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran turut menekan harga minyak, sekaligus mengurangi kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memuji kemajuan dalam negosiasi antara AS dengan Iran setelah berlangsungnya putaran pembicaraan tidak langsung.

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar masih mencermati sinyal dari bank sentral AS, The Fed, yang dinilai masih memiliki peluang untuk menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini.

Sebelumnya, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekspektasi inflasi telah mereda selama sebulan terakhir, yang menandakan tidak ada urgensi untuk menaikkan suku bunga.

Namun, Warsh kembali menegaskan komitmen The Fed dalam menjaga stabilitas harga. Di sisi lain, pelaku pasar masih memperkirakan terdapat lebih dari 60 persen peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026.

Dari dalam negeri, penurunan harga minyak dunia diperkirakan mampu mengurangi tekanan fiskal pemerintah. Kondisi ini dinilai dapat meringankan beban subsidi BBM sekaligus membuka ruang bagi penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

“Tentunya, dengan turunnya harga komoditas energi berkontribusi pada efisiensi biaya logistik, transportasi, serta sektor manufaktur. Reduksi tekanan inflasi ini memberikan fleksibilitas bagi Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan atau menurunkan suku bunga acuan,” ujar Nico.

IHSG dibuka di zona hijau dan mampu mempertahankan penguatan hingga penutupan sesi pertama. Memasuki sesi kedua, indeks tetap bergerak positif sampai perdagangan berakhir.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor berhasil menguat dengan sektor industri memimpin kenaikan sebesar 3,03 persen. Selanjutnya, sektor transportasi dan logistik naik 2,88 persen, sedangkan sektor barang baku bertambah 1,92 persen.

Di sisi lain, tiga sektor mengalami pelemahan. Sektor kesehatan mencatat penurunan terdalam sebesar 0,29 persen, disusul sektor barang konsumen primer sebesar 0,12 persen dan sektor infrastruktur sebesar 0,06 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu COCO, BEEF, MMIX, TRUS, dan RMKO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni OMED, LUCY, DAYA, PDES dan SPRE.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.495.000 kali transaksi dengan volume 19,30 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,13 triliun. Sebanyak 418 saham menguat, 230 saham melemah, serta 311 saham ditutup tidak berubah.

Sementara itu, bursa saham regional Asia pada penutupan perdagangan mencatat hasil yang bervariasi. Indeks Nikkei melemah 2,33 persen ke 68.831,00, indeks Shanghai turun 2,03 persen ke 4.028,90, sedangkan indeks Hang Seng menguat 0,76 persen ke 23.055,03 dan indeks Strait Times naik 1,03 persen ke 5.214,66.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
8 hours ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor