x

Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Kepastian Hukum

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Jul 2026 19:46 29 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan filosofis sekaligus peringatan keras saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa keberadaan institusi kepolisian yang unggul adalah penentu hidup atau matinya sebuah negara.

“Sejarah peradaban manusia menunjukkan suatu peradaban yang berhasil memiliki kepolisian yang unggul. Itulah peradaban yang langgeng, yang bertahan lama, yang berhasil,” ujar Prabowo di hadapan jajaran ribuan polisi.

Sebaliknya, ia memberikan peringatan berkaca dari sejarah dunia bahwa kegagalan sebuah negara sering kali bermula dari rapuhnya sistem keamanan domestik dan hukum mereka sendiri.

“Negara-negara yang gagal di antaranya adalah tidak mampu memiliki kepolisian yang baik,” tegas Presiden.

Stabilitas dan Kepastian Hukum Harga Mati untuk Ekonomi

Di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan konflik, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sedang melakukan transformasi besar di bidang ekonomi, birokrasi, pendidikan, pangan, hingga energi.

Namun, transformasi menuju negara modern dan makmur tersebut dinilai mustahil terwujud jika aparat penegak hukumnya melempem.

Presiden menggarisbawahi bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi yang ditargetkan pemerintah membutuhkan pondasi kepatuhan hukum yang absolut.

“Tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas. Tidak mungkin ada pembangunan tanpa keamanan. Tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi, ada investasi, tanpa kepastian hukum,” kata Prabowo.

Prabowo juga menambahkan bahwa keadilan dan kesejahteraan hanya bisa dicapai lewat pemerintahan yang bersih, kompeten, serta adanya ketertiban umum.

“Dan tidak mungkin ada negara yang kuat tanpa aparat negara, yang dipercaya rakyat, yang setia kepada rakyat, dan yang melindungi rakyat. Karena itu, peran kepolisian sangat penting, sangat strategis, sangat menentukan,” kata Prabowo menambahkan.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota kepolisian di tanah air sekaligus mengingatkan kembali esensi tema Hari Bhayangkara tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia dan seluruh rakyat, saya ucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia di mana pun Saudara bertugas,” ucap Presiden.

Menurutnya, tema Bhayangkara tahun ini, yakni “Polri untuk Masyarakat”, sangat tepat dalam menggambarkan jati diri korps baju cokelat tersebut.

“Ini adalah jati diri. Ini adalah arah pengabdian, dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara. Polri hadir untuk rakyat, Polri bekerja untuk rakyat, Polri harus melindungi rakyat, dan Polri mengabdi kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

10 hours ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor