Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov. Foto: Akun X @Amb_Ulyanov TODAYNEWS.ID – Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi internasional yang berbasis di Wina, Austria, Mikhail Ulyanov, mengkritik tindakan Amerika Serikat (AS) yang kembali mengancam Republik Islam Iran.
Utusan Rusia, menilai ancaman pemerasan yang digunakan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran tidak akan pernah berhasil.
Menurutnya Trump sampai kini tidak pernah memahami bahwa setiap ancaman Washington tidak akan berguna bagi Iran.
“AS masih belum mengerti bahwa pemerasan dan intimidasi tidak akan berhasil terhadap rakyat Iran,” tulis Ulyanov dalam cuitan di X, pada Sabtu (9/5/2026).
Pernyataan Ulyanov itu merupakan reaksi terhadap pernyataan Trump baru-baru ini, yang secara implisit mengancam Iran dengan serangan balasan di tengah gencatan senjata.
“Jika tidak ada gencatan senjata. Anda hanya akan melihat kobaran api besar yang keluar dari Iran. Mereka sebaiknya segera menandatangani perjanjian itu. Jika mereka tidak menandatangani, mereka (AS) akan mengalami banyak penderitaan,” ujarnya.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, juga menanggapi ancaman tersebut dalam sebuah unggahan di X miliknya.
Ia menyebut bahwa tindakan AS dan Trump yang mencari perdamaian dengan Iran, namun di satu sisi terus mengancam dan melanggar gencatan senjata sebagai sikap dan perbuatan yang menggelikan.
“Sungguh absurd dan menggelikan bahwa mereka mengklaim mencari perdamaian dan mencegah krisis nuklir, namun solusi yang mereka usulkan adalah ‘cahaya besar’,” tegas Baghaei.