Timnas Indonesia U-17 bermain imbang 0-0 melawan Vietnam di Piala AFF U-17 2026. (Dok. PSSI) TODAYNEWS.ID — Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menjadikan hasil imbang 0-0 melawan Vietnam di Piala AFF U-17 2026 sebagai bahan evaluasi penting. Fokus utama perbaikan diarahkan pada efektivitas serangan balik menjelang Piala Asia U-17 mendatang.
Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Delta pada Minggu malam. Hasil tersebut memastikan langkah Indonesia terhenti di turnamen.
Kurniawan mengungkapkan strategi yang diterapkan timnya dalam laga tersebut. Ia memilih pendekatan bertahan dengan mengandalkan serangan balik.
“Kami menyiapkan game plan bertahan dan counter attack. Tapi saat melakukan serangan balik, hasilnya belum maksimal dan ini menjadi catatan sebelum kami bertanding di Piala Asia,” ujar Kurniawan.
Ia menilai para pemain telah menjalankan strategi dengan cukup baik. Khususnya dalam aspek pertahanan, tim mampu meredam agresivitas lawan.
Menurutnya, pendekatan defensif dipilih karena Vietnam tampil menyerang dalam dua laga sebelumnya. Hal tersebut menjadi pertimbangan utama tim pelatih.
Meski demikian, Kurniawan mengakui masih ada kelemahan dalam transisi permainan. Peralihan dari bertahan ke menyerang dinilai belum optimal.
“Ketika kami bermain dengan lima pemain di belakang, dukungan ke depan memang lebih sedikit. Jadi kami harus memaksimalkan counter attack,” ucapnya.
Ia juga menanggapi kritik dari pelatih Vietnam yang menginginkan permainan lebih terbuka. Kurniawan menegaskan strategi tersebut bagian dari rencana jangka panjang.
“Kami memang sengaja bermain defend counter. Kami tunggu mereka di area sendiri dan berharap bisa melakukan serangan balik,” tuturnya.
Selain aspek taktik, evaluasi juga akan dilakukan pada komposisi pemain. Tim pelatih akan menyaring skuad menuju Piala Asia U-17.
Dari total 50 pemain dalam daftar awal, hanya 23 pemain yang akan dipilih. Proses seleksi akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Kurniawan juga menyebut adanya tambahan pemain baru. Mereka adalah Matt Baker, Noah, dan Mike yang berposisi sebagai penjaga gawang.
“Dalam beberapa hari ke depan kita akan evaluasi untuk memilih pemain terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, penjaga gawang Abdillah Ishak tampil menonjol dalam pertandingan tersebut. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap aman.
“Saya bermain lepas saja karena sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih dan saya tidak mau membuat malu negara ini,” kata Abdillah.
Ia menegaskan akan terus meningkatkan performanya. Latihan dan uji coba akan dimanfaatkan untuk berkembang lebih baik.
“Yang paling menentukan ya harus dipercaya oleh tim pelatih, jadi saya harus bekerja keras saat latihan,” tuturnya.
Sementara itu, babak semifinal Piala AFF U-17 2026 akan mempertemukan Laos melawan Malaysia. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Delta.
Di semifinal lainnya, Vietnam akan menghadapi Australia pada hari yang sama pukul 19.30 WIB. Kedua pertandingan akan menentukan finalis turnamen.
Pemenang semifinal akan bertemu di partai final pada 24 April. Sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.