x

Ilmuwan China Kembangkan Panel Surya Tipis yang Lebih Efisien

waktu baca 2 menit
Jumat, 27 Mar 2026 13:17 24 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Sebuah tim peneliti China baru-baru ini mencatatkan terobosan penting dalam pengembangan teknologi fotovoltaik film tipis. Mereka berhasil meningkatkan efisiensi tersertifikasi hingga 16,6 persen, sebuah capaian yang menjadi langkah krusial menuju tahap industrialisasi.

Informasi tersebut disampaikan oleh Institut Fisika di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) pada Rabu (25/3), sebagaimana dilaporkan oleh Xinhua.

Seiring dengan percepatan transisi energi global dan kemajuan eksplorasi luar angkasa dalam (deep-space), kebutuhan terhadap teknologi surya semakin meningkat. Terlebih lagi, proyek-proyek besar seperti internet satelit orbit rendah hingga fasilitas energi berbasis luar angkasa menuntut teknologi dengan biaya rendah, umur pakai panjang, desain ringan, serta pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, tim peneliti yang dipimpin oleh Meng Qingbo dari Institut Fisika memfokuskan risetnya pada pengembangan fotovoltaik CZTSSe. Teknologi ini tersusun dari unsur-unsur umum seperti tembaga, seng, dan timah, yang ketersediaannya melimpah.

Fotovoltaik CZTSSe memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari biaya produksi yang rendah, sifat ramah lingkungan, hingga ketahanannya terhadap radiasi luar angkasa.

Oleh karena itu, teknologi ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung aplikasi energi berskala besar di masa depan, baik di Bumi maupun di luar angkasa.

Namun demikian, pengembangan teknologi ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Tim peneliti berhasil mengatasi kendala utama seperti kristalisasi material, struktur atom, serta pengendalian cacat (ketidaksempurnaan).

Mereka mengembangkan strategi kekosongan atomik (atomic vacancy) untuk mengatur posisi atom tembaga dan seng secara lebih terstruktur, sehingga mampu mengurangi aktivitas cacat serta kehilangan energi internal secara signifikan.

Berkat kemajuan tersebut, tim juga berhasil menciptakan sel dan modul fleksibel dengan kinerja tinggi. Saat ini, efisiensi sel CZTSSe yang telah mencapai 16,6 persen menjadi fondasi kuat untuk menuju tahap produksi industri.

Ke depan, para peneliti menargetkan efisiensi sel mendekati 20 persen dan efisiensi modul mencapai 18 persen. Jika target tersebut tercapai, teknologi ini akan semakin kompetitif di pasar dan berpotensi digunakan secara luas, termasuk dalam peralatan kedirgantaraan serta berbagai aplikasi energi lainnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

19 hours ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x