x

Kemenekraf Dorong Tumpeng Jadi Kekayaan Intelektual Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 20 Feb 2026 12:58 32 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif atau Kemenekraf memberikan dukungan penuh agar hidangan tumpeng dan karya kuliner khas Indonesia lainnya dapat menjadi kekayaan intelektual tumpeng sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa keunikan tumpeng memiliki potensi besar sebagai fondasi dalam mengembangkan gastronomi Indonesia menjadi kekayaan intelektual atau IP nasional.

“Di Kementerian Ekonomi Kreatif, kami mendorong agar kekayaan budaya dapat menjadi IP yang bisa dikomersialisasikan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ucapnya saat menerima perwakilan Indonesia Gastronomy Community di Autograph Tower, Jakarta.

Selain itu, Kemenekraf juga mendukung langkah Indonesia Gastronomy Community (IGC) yang aktif membangun ekosistem gastronomi Indonesia berbasis riset, kurasi, serta penguatan hak kekayaan intelektual.

Komunitas yang berdiri sejak 2020 tersebut berfokus pada penguatan merek kuliner Nusantara, pengembangan IP kuliner, serta pemberdayaan UMKM gastronomi agar semakin berdaya saing.

Ketua Umum IGC periode 2023–2026, Ria Musiawan, menegaskan bahwa komunitasnya memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian makanan, minuman, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia.

“Kami ingin tumpeng semakin dikenal dan dipahami maknanya sebagai simbol persatuan. Kami berharap hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, IGC juga mengusulkan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan UMKM kuliner, pembangunan Gastronomy Creative Hub, hingga penyelenggaraan pameran interaktif.

Selain itu, integrasi gastronomi ke dalam promosi ekonomi kreatif serta pengembangan model gastronomi berbasis dampak sosial melalui edukasi pangan lokal juga menjadi fokus utama.

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu, turut mengapresiasi konsistensi IGC dalam mengangkat kuliner berbasis sejarah dan budaya.

“Tradisi pertumpengan dapat menjadi pilot project yang menunjukkan bahwa kekayaan budaya kita memiliki potensi nilai tambah yang besar untuk komersialisasi IP gastronomi nasional,” katanya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

18 hours ago
18 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x