Kenali Penyebab Pilek. Foto: Gemini AI for Galaxy/TODAYNEWS TODAYNEWS.ID – Pilek adalah kondisi ketika hidung mengeluarkan ingus atau lendir, baik sesekali maupun terus-menerus. Lendir yang keluar dapat terlihat bening, hijau, atau kekuningan. Sedangkan teksturnya bisa encer atau kental, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Melansir dari laman Alodokter, lendir diproduksi oleh kelenjar di dalam hidung dan sinus. Fungsi lendir tersebut adalah untuk menjaga kelembapan saluran napas, serta mencegah kotoran dan kuman masuk ke paru-paru.
Pilek terjadi ketika lapisan dalam hidung dan sinus mengalami peradangan akibat perubahan cuaca, atau karena masuknya zat iritan atau kuman ke dalam hidung. Penyebabnya sangat beragam, meliputi:
Pilek dapat terjadi ketika virus menginfeksi hidung, tenggorokan, atau sinus. Contohnya adalah influenza, respiratory syncytial virus (RSV), sinusitis, serta COVID-19.
Seseorang dapat mengalami pilek bila terpapar zat yang memicu alergi, seperti debu, bulu binatang, atau serbuk sari bunga. Kondisi ini disebut juga rinitis alergi.
Udara dingin dan kering dapat mengubah keseimbangan cairan di dalam saluran hidung. Kondisi tersebut memicu sistem saraf di hidung untuk mengeluarkan cairan.
Pilek dapat dipicu oleh konsumsi makanan pedas, misalnya makanan yang dibumbui cabai, bawang, atau lada hitam.
Obat-obatan juga bisa menimbulkan efek samping pilek, seperti obat tekanan darah tinggi, pil KB, obat kejang, dan obat penyakit jantung.
Pilek juga dapat terjadi akibat gangguan keseimbangan hormon, misalnya pada masa kehamilan.