Drone Iran. Foto: Tasnim TODAYNEWS.ID – Skuadron drone Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan skala besar terhadap pangkalan udara strategis Amerika Serikat (AS) Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA).
Sebagaimana pengumuman yang disampaikan Kantor humas IRGC, bahwa pada Sabtu (7/3/2025) pagi, unit drone melakukan serangan terkoordinasi yang berhasil menghantam pangkalan udara Al Dhafra.
Adapun Al Dhafra merupakan salah satu pangkalan udara terbesar dan terpenting AS yang berfungsi sebagai pusat pengendalian dan pengarahan teroris Amerika di Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan IRGC, serangan besar-besaran itu berhasil menghantam fasilitas-fasilitas penting, seperti fasilitas komunikasi satelit, radar peringatan dini, dan radar pengendali tembakan.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa operasi tersebut menunjukkan kemampuan IRGC untuk menetralisir aset-aset penting musuh di wilayah Teluk Persia.
Seperti diketahui, AS dan rezim Zionis telah melancarkan kampanye militer mematikan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) pekan lalu.
Atas agresi itu, Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei serta para komandan militer senior dan warga sipil Iran gugur dalam kesyahidan.
Iran pun cepat membalas agresi kriminal tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.