x

Timnas eBasketball Indonesia Siapkan Formula Perkuat Tim untuk Runtuhkan Dominasi Filipina

waktu baca 3 menit
Rabu, 25 Feb 2026 16:21 15 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas eBasketball Indonesia melakukan evaluasi usai tampil di Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia. Pasukan Merah Putih menutup turnamen dengan status runner up di bawah Filipina.

Pada ajang tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina di fase krusial. Hasil itu membuat target menjadi yang terbaik di Asia belum tercapai.

Ketua eSports DPP PERBASI, Pasya Marta Putra, mengakui hasil belum sesuai harapan. Ia menilai tim sudah berupaya maksimal sepanjang persiapan.

“Hasil pertandingan di babak kualifikasi masih belum sesuai ekspektasi kami. Sebagai tim, kami merasa sudah melakukan usaha maksimal, mulai dari intensitas training yang kami tingkatkan 3 kali lipat di tahun ini, chemistry kuat yang kami bangun bersama-sama, serta latihan olah emosi dan mental,” terang Pasya.

Namun ia menilai upaya tersebut belum cukup untuk menumbangkan Filipina. Ia menyebut Filipina masih menjadi jawara Asia di eFIBA.

“Tapi sepertinya effort tersebut masih belum cukup merobohkan tembok kokoh Filipina yang selalu menjadi jawara asia di EFIBA,” lanjutnya. Ia menyebut perjuangan tim harus kembali terhenti.

“Kami merasa, usaha yang timnas lakukan sudah lebih dari cukup. Namun, usaha yang kami bangun dengan disiplin dan jerih payah dari awal mula pertandingan sampai akhir, harus runtuh lagi karena Filipina,” katanya.

Pasya menilai persoalan tidak hanya terletak pada aspek teknis permainan. Ia menyoroti ekosistem industri dan komunitas NBA2K Indonesia yang dinilai belum optimal.

“Kami merasa permasalahannya bukan hanya dari skill dan mekanik saja, tapi dari ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2k yang kami rasa masih sangat kurang dioptimalkan untuk memperkuat kapabilitas timnas baik sebelum atau saat pertandingan. Baik itu kontribusi sebagai pemain lapangan, atau diluar lapangan (coach staff, atau analis pertandingan),” jelasnya.

Menurut Pasya, timnas diperkuat putra-putra terbaik bangsa yang direkrut untuk berkontribusi. Ia menilai para pemain memiliki kapasitas mumpuni dalam bertanding.

“Mereka mempunyai skill dan kapasitas yang luar biasa dalam bertanding di permainan. Mulai dari latihan dan grup discussion yang sudah tidak bisa terhitung jumlah dan intensitasnya,” kata Pasya.

Meski gagal mengalahkan Filipina, ia memastikan perjuangan belum berakhir. Tim akan meningkatkan kedisiplinan dan kekuatan mental untuk musim berikutnya.

“Kami harus meningkatkan sisi kedisiplinan, usah, dan mental. Untuk mempersiapkan pertandingan tahun depan, kami berencana untuk mendampingi dan akomodir komunitas NBA2K Indonesia. Menyusun dan mengembangkan ekosistem, agar minat dan semangat para player kembali membara,” jelas Pasya.

Ia menambahkan agenda penguatan komunitas akan dimulai dari langkah sederhana. Program tersebut akan diinisiasi oleh anggota timnas yang juga bagian dari komunitas.

“Agenda ini akan diinisiasi oleh setiap anggota timnas yang dimana juga anggota komunitas. Dimulai dari langkah-langkah kecil seperti scrim online sampai liga,” lanjutnya.

Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia berlangsung pada Februari. Indonesia membuka laga dengan menang atas Malaysia 308-80 dan Mongolia, sebelum takluk 122-177 dari Filipina di upper bracket finals.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
3 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x