Ganda putri muda Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mencetak kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan keempat asal China untuk melaju ke perempat final Badminton Asia Championships 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Ganda putri muda Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mencetak kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan keempat asal China untuk melaju ke perempat final Badminton Asia Championships 2026.
Kemenangan ini menjadi bukti peningkatan performa sekaligus mental tanding mereka di level internasional.
Bertanding di Ningbo, pasangan Indonesia menghadapi Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian pada babak 16 besar. Laga tersebut berlangsung ketat sejak awal pertandingan.
Pada gim pertama, Rachel/Febi harus menghadapi tekanan dari pasangan tuan rumah. Mereka akhirnya kalah dengan skor 16-21.
Kekalahan di gim pembuka tidak membuat mereka kehilangan semangat. Rachel/Febi justru tampil lebih berani di gim kedua.
Mereka mulai melancarkan serangan agresif yang menyulitkan lawan. Permainan cepat dan tekanan konsisten menjadi kunci kebangkitan.
Pertandingan di gim kedua berlangsung sengit. Kedua pasangan saling kejar poin hingga akhir set.
Dengan perjuangan keras, Rachel/Febi berhasil menang tipis 21-19. Hasil tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, kepercayaan diri pasangan Indonesia semakin meningkat. Mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal.
Dominasi Rachel/Febi terlihat jelas dalam permainan. Mereka terus menekan hingga membuat lawan kesulitan berkembang.
Tanpa banyak kesalahan, mereka menutup gim ketiga dengan skor telak 21-9. Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke perempat final.
Rachel mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. Ia menilai kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.
“Puji Tuhan bisa menang dan menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera apapun,” ujar Rachel. Ia menyebut proses panjang menjadi bagian dari keberhasilan ini.
Rachel juga mengakui mereka sempat mengalami kekalahan sebelumnya dari lawan yang sama. Hal itu membuat kemenangan kali ini terasa lebih berarti.
“Kami juga berkali-kali kalah dulu baru akhirnya bisa revans, pastinya senang banget dan bersyukur,” katanya.
Ia menambahkan kemenangan rekan senegara menjadi motivasi tambahan. Hal tersebut mendorong mereka tampil lebih percaya diri.
“Kemenangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tadi, pastinya jadi motivasi kami untuk menang hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Febi menyoroti ketatnya persaingan di gim kedua. Ia mengakui pertandingan berjalan dalam tensi tinggi.
“Tadi sempat kejar-kejaran poin di game kedua, kami mencoba untuk bermain nekat dan tidak mau kalah,” kata Febi.
Ia juga menegaskan kesiapan menghadapi laga berikutnya. Fokus pada ketenangan dan kesiapan fisik menjadi prioritas.
“Untuk besok mungkin mainnya akan seperti tadi, bermain tenang dan tidak mau kalah serta disiapkan lagi dari fisik dan pikirannya,” ujarnya.