Caption: Masjid Raya Al-Jabbar Kota Bandung (foto: Istimewa) TODAYNEWS.ID — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan dalam suasana yang tenang dan sejuk. Ia juga berharap setiap keluarga merasakan kecukupan selama menjalani ibadah tersebut.
Harapan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu.
Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada umat Islam yang akan segera memasuki bulan Ramadhan. Ia optimistis Ramadhan tahun ini dapat dijalani dengan rasa aman dan nyaman.
“Saya mengucapkan selamat untuk seluruh umat Islam yang akan sebentar lagi menjalankan bulan suci Ramadhan,” ujar Prabowo. Ia menambahkan, Ramadhan diharapkan berlangsung dalam keadaan yang damai dan penuh kecukupan.
Menurut Prabowo, ketenangan masyarakat menjadi prasyarat penting agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga stabilitas nasional.
Ia menegaskan pemerintahan yang dipimpinnya menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Kepentingan tersebut berada di atas kepentingan politik maupun kelompok tertentu.
Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menjaga keutuhan Indonesia. Ia menilai persatuan menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Presiden mengingatkan pentingnya doa dan ikhtiar bersama demi keselamatan negara. Ia berharap Indonesia selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
“Marilah kita selalu bersatu dalam doa dan ikhtiar agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” kata Prabowo. Ia berharap bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan bencana.
Prabowo juga menyinggung upaya pihak-pihak tertentu yang berpotensi menimbulkan keresahan. Menurutnya, masyarakat harus waspada terhadap segala bentuk provokasi.
Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat persaudaraan. Bulan suci tersebut dinilai tepat untuk menumbuhkan ketenangan dan kedamaian sosial.
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan bersama. Ia berharap Ramadhan dapat mempererat solidaritas antar sesama anak bangsa.
Pada akhir sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Nahdlatul Ulama. Ia menilai NU konsisten menjaga persatuan dan martabat bangsa Indonesia.
“Terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat bangsa Indonesia,” ucap Prabowo. Ia juga mengucapkan selamat atas peringatan satu abad NU.
Mujahadah Kubro digelar selama dua hari, yakni 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur.
Acara tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu orang dari berbagai daerah. Ribuan peserta datang menggunakan ratusan bus, ribuan mobil, dan sepeda motor.
Selain warga Nahdliyin, acara ini juga dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih. Hadir pula ulama, kiai karismatik, Pengurus Besar NU, serta Pengurus Wilayah NU Jawa Timur.