x

Perbasi dan IBL Gandeng BNN Demi Perkuat Pengawasan Kompetisi Musim Baru

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Jan 2026 06:51 139 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) bersama Indonesian Basketball League (IBL) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kerja sama ini ditujukan untuk menjaga integritas kompetisi dari tindakan kriminal serta penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah preventif setelah adanya sejumlah pelanggaran pada musim sebelumnya. Selain itu, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi bola basket nasional.

Kepala Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi Fritz Edward menyebut kerja sama ini sebagai respons konkret atas pengalaman di musim lalu. Menurutnya, federasi tidak ingin insiden serupa kembali terulang.

“Kami tahu pengalaman apa yang terjadi di tahun 2025 (kasus Jarred Shaw) dan kami berharap hal tersebut tidak terjadi lagi di tahun 2026,” ujar Fritz di Jakarta, Selasa.

Fritz menjelaskan bahwa DPP Perbasi dan IBL berkomitmen menciptakan ekosistem pertandingan yang bersih dan profesional. Komitmen itu ditujukan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi.

Pengawasan dalam kerja sama ini difokuskan pada penggunaan obat-obatan terlarang. Perhatian khusus diberikan terhadap zat psikotropika di lingkungan pertandingan maupun aktivitas pendukung lainnya.

Menurut Fritz, aspek integritas tidak bisa dipisahkan dari pembinaan olahraga prestasi. Oleh karena itu, etika dan disiplin menjadi bagian penting yang terus ditekankan federasi.

Ia menegaskan bahwa Perbasi tidak hanya mengurusi aspek teknis permainan di lapangan. Nilai-nilai moral dan kedisiplinan juga dianggap sebagai fondasi utama perkembangan atlet.

Langkah pengawasan ini diharapkan memberi rasa aman bagi seluruh peserta liga. Selain itu, keadilan kompetisi juga menjadi tujuan utama dari kebijakan tersebut.

Melalui sinergi dengan BNN, Perbasi dan IBL menargetkan penerapan prosedur pencegahan yang lebih terstruktur. Edukasi kepada pemain dan ofisial juga menjadi bagian dari program ini.

Kerja sama tersebut sekaligus diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik. Penyelenggaraan kompetisi bola basket nasional ditargetkan semakin kredibel mulai musim 2026 dan seterusnya.

“Diharapkan bisa melahirkan bukan hanya pertandingan yang menyenangkan, tetapi juga generasi muda bola basket Indonesia yang berkualitas,” kata Fritz.

Pada musim 2025 lalu, IBL sempat diguncang kasus narkoba. Seorang pemain asing Tangerang Hawks Basketball, Jarred Shaw, ditangkap karena kepemilikan narkoba.

Barang terlarang tersebut diketahui dikirim dari Thailand. Pengiriman itu ditujukan kepada pebasket asal Amerika Serikat tersebut dan menjadi perhatian serius bagi federasi.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
3 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x