x

Penyelidikan Awal Sebut Serangan Sekolah Putri di Iran Diduga Libatkan Pasukan AS

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Mar 2026 11:05 26 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Para penyelidik militer Amerika Serikat tengah menyelidiki serangan bom yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran. Penyelidikan awal menyebut kemungkinan besar pasukan AS bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Informasi itu disampaikan dua pejabat Amerika Serikat kepada kantor berita Reuters. Namun mereka menegaskan kesimpulan tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi keputusan final.

Reuters melaporkan belum memperoleh rincian lebih lanjut mengenai penyelidikan yang sedang berlangsung. Belum diketahui bukti apa yang mendasari penilaian sementara tersebut.

Detail mengenai jenis amunisi yang digunakan juga belum diungkap. Selain itu, belum ada kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab atau alasan kemungkinan serangan terhadap sekolah tersebut.

Menteri Perang Amerika Serikat Pete Hegseth sebelumnya mengakui bahwa militer AS sedang melakukan penyelidikan. Ia menyampaikan hal itu pada Rabu ketika menanggapi insiden tersebut.

Para pejabat yang memberikan informasi kepada Reuters meminta identitas mereka dirahasiakan. Mereka menyebut status anonim diperlukan karena topik tersebut berkaitan dengan isu militer yang sensitif.

Mereka juga tidak menutup kemungkinan munculnya bukti baru dalam proses penyelidikan. Bukti tambahan itu bisa saja membebaskan Amerika Serikat dari tanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan bom itu terjadi di sebuah sekolah putri di Minab, wilayah selatan Iran. Insiden tersebut berlangsung pada Sabtu, bertepatan dengan hari pertama serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa Ali Bahreini menyatakan serangan tersebut menewaskan 150 siswi. Namun Reuters menyebut jumlah korban tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Pentagon menolak memberikan komentar lebih lanjut mengenai insiden itu. Pertanyaan dari Reuters diarahkan kepada Komando Pusat militer Amerika Serikat.

Juru bicara Komando Pusat, Kapten Timothy Hawkins, mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan saat ini. “Tidak pantas untuk berkomentar mengingat insiden tersebut sedang dalam penyelidikan,” ujarnya.

Gedung Putih juga tidak memberikan tanggapan langsung terkait penyelidikan tersebut. Namun sekretaris pers Karoline Leavitt menyatakan bahwa rezim Iran selama ini menargetkan warga sipil dan anak-anak, bukan Amerika Serikat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan negaranya tidak akan sengaja menyerang sekolah. Ia mengatakan Departemen Perang akan melakukan penyelidikan jika benar serangan itu berasal dari pasukan AS.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x