x

Pemerintah Tunda Program Minim Dampak, Fokus Perkuat Efisiensi Anggaran

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Mar 2026 15:49 17 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah mulai melakukan penyisiran terhadap belanja kementerian dan lembaga dengan menunda sejumlah program. Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran negara lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan tersebut menyasar program yang dinilai memiliki dampak rendah terhadap pertumbuhan. Pemerintah ingin mengalihkan fokus belanja pada sektor yang lebih produktif.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa efisiensi dilakukan secara menyeluruh. Langkah ini mencakup berbagai komponen pengeluaran, termasuk kegiatan operasional yang dianggap tidak mendesak.

Ia menyebut sejumlah kegiatan yang berpotensi ditunda dalam kebijakan ini. “Macam-macam. Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, kita bisa tunda,” ujarnya.

Selain penundaan program, pemerintah juga membuka opsi efisiensi anggaran yang lebih luas. Salah satunya adalah potensi pemangkasan belanja kementerian dan lembaga hingga sekitar 10 persen.

Namun demikian, angka efisiensi tersebut belum bersifat final. Pemerintah masih melakukan pembahasan untuk menentukan besaran yang paling tepat.

Wacana penghematan juga menyentuh aspek belanja pejabat negara. Pemotongan gaji menteri dan wakil menteri turut dipertimbangkan sebagai bagian dari langkah efisiensi.

Kebijakan ini bukan hal baru dalam pengelolaan fiskal pemerintah. Sebelumnya, langkah serupa pernah dilakukan pascapandemi COVID-19.

Pada periode tersebut, pemerintah mengarahkan belanja negara untuk mendukung pemulihan ekonomi. Program prioritas menjadi fokus utama dalam alokasi anggaran.

Saat ini, ketidakpastian global kembali menjadi pertimbangan utama pemerintah. Kondisi tersebut mendorong penyesuaian arah belanja agar lebih tepat sasaran.

Penundaan sejumlah program diperkirakan akan berdampak pada aktivitas belanja di beberapa sektor. Namun, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran secara keseluruhan.

Dari sisi pasar, kebijakan ini memberikan sinyal positif terkait disiplin fiskal. Hal ini dinilai dapat menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Pemerintah memastikan akan terus mengevaluasi kebijakan ini secara berkala. “Ke depan, pemerintah akan menyesuaikan komposisi belanja berdasarkan prioritas ekonomi dan perkembangan global. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan efisiensi tidak menghambat pertumbuhan,” ungkapnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 days ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago
6 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x