Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster saat konferensi pers di BRI Super League.(Dok. Bhayangkara FC)TODAYNEWS.ID — Bhayangkara FC menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan. The Guardians kalah telak 1-4 dari PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (12/1/2026) sore WIB.
PSBS Biak tampil agresif sejak awal laga. Tekanan intens membuat Bhayangkara FC kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka PSBS dicetak Sandro Embalo pada menit ke-25. Gol tersebut membuka keran kepercayaan diri tim asal Papua tersebut.
Keunggulan PSBS bertambah lewat gol Mohcine Hassan pada menit ke-37. Bhayangkara FC semakin tertekan menjelang akhir babak pertama.
Petaka belum berhenti bagi The Guardians. Ruyery Blanco mencetak gol ketiga PSBS tepat di menit ke-45.
PSBS menutup babak pertama dengan keunggulan mencolok. Luquinhas mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+8’.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba bangkit. Namun rapuhnya lini pertahanan tetap menjadi persoalan utama.
Gol hiburan Bhayangkara FC baru hadir di menit ke-88. Ilija Spasojevic mencetak gol tunggal tim tuan rumah melalui penyelesaian di kotak penalti.
Kekalahan ini menjadi yang terbesar bagi Bhayangkara FC musim ini. Sebelumnya mereka tidak pernah kalah dengan selisih empat gol.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku sangat kecewa dengan performa timnya. Ia menilai penampilan babak pertama tidak dapat diterima.
“Ya, sangat kecewa. Pertandingan ini sudah kalah di babak pertama dan itu tidak bisa diterima,” ujar Paul Munster usai laga.
Meski kecewa, Munster meminta timnya segera bangkit. Ia menegaskan fokus harus diarahkan ke putaran kedua kompetisi.
“Kami perlu bangkit kembali dan bersiap untuk pertandingan berikutnya,” tegas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Hasil ini membuat Bhayangkara FC tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 22 poin. The Guardians mencatatkan enam kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Penyerang Bhayangkara FC, Dendy Sulistyawan, mengakui timnya banyak melakukan kesalahan. Ia menyebut PSBS mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan baik.
“Kami banyak bikin kesalahan sendiri dan itu dimanfaatkan lawan. Kami akan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” kata Dendy.
Kekalahan ini membuat Bhayangkara FC menutup putaran pertama dengan catatan minor. Sementara PSBS Biak semakin percaya diri menatap paruh kedua BRI Super League 2025/2026.