x

Nekat Lintasi Selat Hormuz, Tiga Kapal Tanker Ditembak, Satu Tenggelam

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Mar 2026 13:11 32 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Sebuah kapal tanker minyak dilaporkan tenggelam setelah ditembak saat mencoba melintasi Selat Hormuz pada Minggu (1/3/2026). Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Peristiwa tersebut berlangsung setelah Teheran menyatakan penutupan Selat Hormuz. Situasi keamanan di kawasan itu memburuk menyusul rangkaian serangan militer beberapa hari terakhir.

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan kapal tersebut ditembak saat berupaya melewati jalur itu. Media tersebut menyampaikan, “Nasib kapal tanker minyak yang dihantam saat mencoba melewati Selat Hormuz secara ilegal adalah, kapal itu sekarang tenggelam.”

Namun laporan yang dikutip AFP menyebut tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas kapal maupun asal tembakan. Informasi teknis terkait insiden itu juga belum diperinci.

Rekaman yang disiarkan televisi pemerintah Iran memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari kapal tanker yang terbakar di tengah laut. Gambar tersebut memperlihatkan kondisi kapal dalam keadaan terbakar sebelum akhirnya tenggelam.

Insiden ini terjadi setelah aksi saling serang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Serangan gabungan pada Sabtu (28/2/2026) dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sehari sebelum insiden kapal tenggelam, Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa jalur tersebut tidak aman. IRGC juga menyatakan Selat Hormuz ditutup bagi kapal-kapal karena kondisi keamanan yang memburuk.

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran energi paling vital di dunia. Sekitar seperempat minyak dunia yang diangkut melalui laut serta seperlima perdagangan gas alam cair global melintasi perairan ini.

Secara geografis, selat ini terletak di antara Oman dan Iran serta menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Pada titik tersempitnya, lebarnya sekitar 33 kilometer dengan masing-masing jalur pelayaran hanya sekitar 3 kilometer untuk dua arah.

Posisi Iran di pantai utara Selat Hormuz memberi pengaruh signifikan terhadap akses menuju jalur tersebut. Kondisi ini membuat Teheran memiliki kendali atas sebagian besar arus ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia.

Volume minyak mentah dari negara-negara OPEC seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengalir melalui selat ini sebelum dikirim ke pasar global. Data Vortexa mencatat sekitar 20 juta barel minyak mentah, kondensat, dan bahan bakar melintasi Selat Hormuz setiap hari.

Selain minyak, ekspor gas alam cair juga sangat bergantung pada jalur ini. Energy Information Administration (EIA) memperkirakan sekitar 82 persen pengiriman minyak mentah dan bahan bakar lain yang melewati Selat Hormuz ditujukan ke konsumen di Asia.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
19 hours ago
22 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x