TODAYNEWS.ID — Lokasi Mako Brimob Kwitang menghilang dalam pencarian di aplikasi Google Maps (GMaps) pada Jumat (29/8/2025). Aplikasi tersebut gagal menemukan dan mengarahkan pengguna menuju titik yang dicari.
Saat dicoba, GMaps hanya menampilkan keterangan, “Tidak dapat menemukan rute ke tempat tersebut.” Kondisi itu membuat warganet ramai membicarakannya di media sosial.
Sejumlah informasi menyebut, masalah itu sudah terjadi sejak Jumat pagi. Bahkan, ada yang mengatakan pencarian Mako Brimob Kwitang sempat diarahkan ke Teluk Guinea di Samudra Atlantik, barat Afrika.
Meski begitu, aplikasi transportasi online seperti Gojek tetap bisa mendeteksi lokasi Mako Brimob Kwitang. Peta pada aplikasi tersebut masih menempatkan titik koordinat sesuai alamat aslinya.
Di sisi lain, pencarian di Google Search juga masih menampilkan alamat lengkap markas tersebut. Lokasi berada di Jalan Prajurit KKP Usman dan Harun Nomor 18 1, RT 1/RW 1, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Mako Brimob Kwitang sendiri menjadi sorotan sejak Kamis malam. Tempat itu dijadikan titik kumpul ribuan mitra driver ojol yang menuntut pertanggungjawaban Brimob.
Tuntutan muncul setelah peristiwa nahas menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol. Ia meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan.
Affan Kurniawan langsung dimakamkan di TPU Karet Bivak pada Jumat (29/8/2025). Ribuan rekan seprofesinya ikut mengiringi prosesi pemakaman.
Sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Menteng, suasana haru begitu terasa. Jalanan dipenuhi iring-iringan pengemudi ojol yang konvoi menuju pemakaman.
Rekaman video di media sosial memperlihatkan lautan pengemudi ojol memadati jalan. Empat ambulans dan satu mobil pribadi memimpin barisan konvoi.
Meski jumlahnya sangat banyak, perjalanan konvoi berlangsung tertib. Ribuan motor terdengar kompak membunyikan klakson sebagai penghormatan terakhir.