x

Lagi, Siswa Keracunan MBG, Komisi IX Soroti Lemahnya Pengawasan

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 15:32 22 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Kasus keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memakan korban 803 siswa kembali terjadi sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (9/1/2026).

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, menegaskan terus berulangnya kasus keracunan MBG menandakan masih lemahnya pengawasan terhadap program andalan Presiden Prabowo Subianto itu.

“Kasus keracunan yang kembali terjadi setelah pergantian tahun menunjukkan lemahnya kontrol. Ini harus dibenahi dengan sistem distribusi yang lebih aman dan dapur yang mudah diawasi,” kata Edy, Kamis (15/1/2025).

Menurutnya hal ini tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa membiarkan masalah keracunan ini begitu saja. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu mendesak agar pengawasan Program MBG dari hulu hingga ke hilir diperkuat.

“Program MBG sangat penting, tetapi kasus keracunan yang terus berulang menunjukkan pengawasan dari hulu ke hilir belum berjalan optimal. Ini tidak bisa dianggap kejadian biasa,” tegasnya.

Anggota DPR Dapil Jateng III itu juga mendorong untuk segera dilakukan Audit terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dan mengevaluasi program tersebut agar benar-benar memberi manfaat.

Menurutnya, jika dalam audit tersebut ditemukan adanya ketidaksesuaian yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan, makan tak ada toleransi bagi pihak yang melanggar dan harus ditindak tegas.

“Audit ini penting untuk memastikan SPPG benar-benar layak dan aman. Tidak boleh ada toleransi jika standar tidak terpenuhi, karena yang dilayani adalah anak-anak dan kelompok rentan,” ujarnya.

“Program MBG harus dievaluasi secara menyeluruh agar benar-benar memberi manfaat,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x