x

Kementan Ungkap Penyelundupan 133,5 Ton Bawang Bombay, Komisi IV: Bongkar Sampai ke Akarnya

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Jan 2026 20:00 2 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin, mengapresiasi langkah tegas Kementerian Pertanian (Kementan) yang berhasil mengungkap penyelundupan 133,5 ton bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Langkah tersebut dinilai sangat krusial untuk melindungi petani lokal dari ancaman anjloknya harga akibat serbuan komoditas ilegal di pasar domestik dan himpitan biaya produksi serta cuaca ekstrim.

“Pembongkaran penyelundupan bawang bombay ini patut diapresiasi. Negara harus hadir melindungi petani. Jika bawang bombay ilegal dibiarkan masuk, petani kita yang paling dirugikan karena kalah harga di pasar,” ujar Usman, Senin (12/1/2026).

Untuk diketahui, Kementan menyita 133,5 ton bawang bombay ilegal di Semarang, Jawa Tengah. Komoditas tersebut diketahui masuk tanpa dokumen resmi dan tidak melalui proses karantina yang dipersyaratkan oleh regulasi nasional.

Usman mendesak pemerintah mengusut tuntas jaringan di balik penyelundupan tersebut termasuk mengejar dalangnya. Menurutnya, praktik penyelundupan pangan merupakan ancaman serius terhadap kelangsungan pangan nasional yang tidak boleh dianggap remeh oleh aparat penegak hukum.

“Penyelundupan ini tidak boleh dianggap remeh. Saya mendukung Kementan mengungkap sindikat ini sampai ke akar-akarnya agar tidak menjadi pintu masuk bagi penyelundupan komoditas pangan lainnya,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Usman juga menyoroti risiko kesehatan dan keamanan hayati. Menurutnya produk pangan ilegal yang masuk tanpa prosedur karantina berpotensi membawa penyakit atau bakteri berbahaya yang dapat merusak ekosistem pertanian nasional serta membahayakan kesehatan konsumen.

“Kita tidak pernah tahu asal-usul dan keamanan bawang ilegal tersebut. Ini berbahaya bagi pertanian dan kesehatan. Keamanan masyarakat pangan harus menjadi prioritas negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, politikus PKB ini mendorong pemerintah untuk terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk impor serta memastikan distribusi pangan berjalan transparan.

Ia berharap pasar domestik memberikan ruang yang adil bagi produk lokal agar petani bawang dapat mencapai taraf hidup yang sejahtera.

“Para petani bawang harus untung dan sejahtera. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik ilegal yang merusak pasar dan mematikan usaha petani kecil,” tutupnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
9 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x