x

Kemenhub Bakal Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis di Papua

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Feb 2026 14:01 20 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) memberikan perhatian serius terhadap kondisi keamanan penerbangan perintis di wilayah Papua.

Khususnya pasca insiden penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW) tanggal 11 Februari 2026.

Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa penerbangan perintis merupakan layanan vital dalam mendukung konektivitas masyarakat Papua.

“Khususnya untuk akses kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas dasar masyarakat di wilayah terpencil. Sehingga keamanannya sangat krusial dan harus dijaga,” tegas Lukman dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Menyikapi kejadian penembakan pesawat Smart Cakrawala Aviation tersebut, Ditjen Hubud menegaskan bahwa operator yang menghentikan penerbangan karena alasan keamanan tidak akan dikenakan sanksi.

“Penerbangan perintis tetap dapat dilaksanakan dengan memastikan kondisi keamanan bandara tujuan terpenuhi, dan operator diberikan kewenangan penuh untuk melakukan penilaian keamanan dan memutuskan keberlanjutan operasional demi keselamatan”.

Ditjen Hubud juga terus berkoordinasi dengan para operator penerbangan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam operasional di daerah rawan keamanan, mengingat kondisi saat ini termasuk dalam kategori risiko ekstrem.

Guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Ditjen Hubud kata Lukman, telah menghentikan sementara operasional penerbangan di sebelas bandara/satpel/lapter yang rawan keamanan hingga batas waktu yang belum ditentukan,

“Kegiatan operasional pada bandara-bandara tersebut akan dibuka kembali setelah mendapat pengamanan dari aparat TNI/Polri dan kondisi keamanan dinyatakan kondusif serta memenuhi standar keselamatan penerbangan,” kata Lukman.

Adapun 11 bandara/satpel/lapter yang dihentikan operasional untuk sementara waktu, yakni:

  1. Satpel Koroway Batu
  2. Bandara Bomakia
  3. Satpel Yaniruma
  4. Satpel Manggelum
  5. Lapter Kapiraya
  6. Lapter Iwur
  7. Lapter Faowi
  8. Lapter Dagai
  9. Lapter Aboy
  10. Lapter Teraplu
  11. Lapter Beoga

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

17 minutes ago
23 hours ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x