x

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Tak Ganggu Stok Pisang dan Pepaya Jakarta

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Des 2025 21:16 103 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tidak mempengaruhi ketersediaan stok pisang dan pepaya di Jakarta. Ia menegaskan pasokan kedua komoditas tersebut masih dalam kondisi aman.

Pramono menyebut stok buah di Jakarta saat ini relatif berlebih. Kondisi itu membuat dampak kebakaran tidak berpengaruh terhadap distribusi dan ketersediaan di pasar.

“Karena stok kita kan sebenarnya agak berlebih, sehingga apa yang terjadi di lapangan tidak mengganggu sama sekali untuk kekurangan stok di Jakarta,” kata Pramono. Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Berdasarkan kondisi tersebut, Pramono memastikan tidak akan terjadi kelangkaan. Ia juga menilai situasi ini tidak memicu gangguan pasokan dalam waktu dekat.

Selain ketersediaan stok, Pramono menegaskan kebakaran tersebut tidak berdampak pada harga. Menurutnya, harga pisang dan pepaya di Jakarta tetap stabil.

Untuk itu, kata Pramono, kebakaran tidak akan mempengaruhi kenaikan harga kedua komoditas tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau kondisi pasar.

Sebelumnya, kebakaran melanda Pasar Induk Kramat Jati pada Senin (15/12) pagi. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Jakarta Timur.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mencatat kebakaran tersebut menghanguskan ratusan kios. Total kios yang terdampak mencapai 350 unit.

Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengungkapkan besarnya kerugian materiil. Ia memperkirakan nilai kerugian mencapai Rp10 miliar.

Meski kerugian cukup besar, Abdul Wahid memastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh pedagang dan petugas dinyatakan selamat dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api.

Petugas juga masih menghitung kerugian secara lebih rinci. Proses tersebut dilakukan seiring penyelidikan yang berjalan.

Berdasarkan kronologi awal, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan pasar. Saat itu, petugas sedang melakukan patroli rutin di sekitar kios.

Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan. Namun api cepat membesar sehingga petugas keamanan menghubungi pemadam kebakaran.

Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Total 95 personel turut diterjunkan untuk menangani dan memadamkan kebakaran tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
1 day ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x