x

Israel Klaim Serang Kompleks Kepresidenan Iran di Teheran

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Mar 2026 19:18 21 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Militer Israel melancarkan serangan udara lanjutan ke Teheran, Iran, pada Selasa (3/3/2026). Target kali ini disebut mencakup kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip Agence France-Presse (AFP), militer Israel mengklaim telah melumpuhkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan Iran.

“Angkatan Udara Israel telah menyerang dan melumpuhkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim teroris Iran di jantung Teheran semalaman,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Militer Israel juga menyebut sejumlah besar amunisi dijatuhkan ke kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dalam serangan itu.

Namun, belum ada kejelasan apakah Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, berada di lokasi saat serangan terjadi. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait klaim tersebut.

Pezeshkian sebelumnya termasuk salah satu pejabat tinggi Iran yang selamat dari serangan gabungan Israel–Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).

Serangan itu dilaporkan menewaskan Menteri Pertahanan Iran, Komandan IRGC, serta Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Sejak kematian Khamenei terkonfirmasi, Iran tengah memproses penunjukan pemimpin tertinggi baru di tengah situasi konflik yang masih berlangsung.

Ulama senior Alireza Arafi telah ditunjuk untuk memimpin Dewan Kepemimpinan Sementara yang mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi.

Mengutip laporan kantor berita mahasiswa Iran ISNA yang disiarkan CBS, Arafi akan memimpin bersama Presiden Pezeshkian dan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei dalam dewan sementara tersebut.

Sementara itu, Majelis Ahli Iran menyatakan proses pemilihan pemimpin tertinggi baru tidak akan berlangsung lama.

Lembaga tersebut memiliki kewenangan konstitusional untuk memilih dan menunjuk Pemimpin Tertinggi Iran.

Situasi di Iran masih berkembang di tengah meningkatnya ketegangan regional dan potensi eskalasi konflik lebih lanjut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 hours ago
7 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x