x

IRGC Ancam Intensifkan Serangan Rudal ke Israel, Klaim Bakal Gunakan Hulu Ledak Lebih Besar

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 10:48 16 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Iran menyatakan akan meningkatkan serangan terhadap Israel di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan oleh pejabat militer Iran yang menegaskan gempuran akan terus berlanjut.

Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Hossein Majid mengatakan Iran akan memperkuat serangan rudalnya ke wilayah Israel. Ia menyebut serangan itu akan menyasar kota-kota di negara tersebut, termasuk Tel Aviv.

Majid menyatakan Iran tidak lagi menggunakan rudal dengan hulu ledak kecil dalam serangan tersebut. Ia menegaskan seluruh serangan berikutnya akan menggunakan rudal dengan daya ledak lebih besar.

Menurutnya, Iran tidak akan lagi memakai rudal dengan hulu ledak kurang dari satu ton. Rudal-rudal dengan kapasitas tersebut disebut akan menjadi bagian dari serangan berikutnya.

Majid mengatakan seluruh stok rudal dengan hulu ledak minimal satu ton akan dikerahkan dalam serangan ke Israel. Sasaran serangan tidak hanya wilayah Israel, tetapi juga fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut dilaporkan oleh Middle East Monitor yang mengutip media Iran. Informasi tersebut menyoroti rencana Iran melancarkan gempuran yang lebih besar.

IRGC sebelumnya juga mengklaim telah meluncurkan sejumlah rudal balistik kelas berat ke berbagai target di Israel. Serangan tersebut disebut melibatkan rudal hipersonik dengan daya ledak tinggi.

Menurut laporan IRIB News, beberapa jenis rudal yang digunakan antara lain Ghadr, Emad, dan Fattah. Selain itu, rudal Kheibar juga disebut digunakan dalam serangan tersebut.

Serangan tersebut diklaim sebagai bagian dari operasi militer yang disebut “Operation True Promise 4”. IRGC menyebut serangan itu merupakan gelombang ke-34 dari operasi tersebut.

Dalam laporan yang sama disebutkan rudal-rudal tersebut berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel. Sistem yang dimaksud termasuk Iron Dome serta sistem pertahanan THAAD milik Amerika Serikat.

IRGC menyatakan rudal kelas berat tersebut akan kembali digunakan dalam serangan selanjutnya. Target utama disebutkan adalah fasilitas militer Israel.

Serangan lanjutan itu disebut sebagai bagian dari janji IRGC untuk terus menggempur Israel. Iran juga menegaskan tidak membuka ruang untuk negosiasi terkait konflik tersebut.

Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kemungkinan berakhirnya perang. Trump sebelumnya menyebut konflik tersebut memasuki tahap akhir.

Trump juga mengatakan berakhirnya peperangan bergantung pada keputusan dirinya dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh IRGC.

“Kamilah yang akan menentukan akhir perang,” demikian pernyataan IRGC pada Selasa (10/3), seperti dikutip Agence France-Presse.

“Situasi dan status masa depan kawasan ini sekarang berada di tangan angkatan bersenjata kami. Pasukan Amerika tidak akan mengakhiri perang,” lanjut pernyataan tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

17 hours ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x