x

Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS, Tetapkan Syarat Sendiri untuk Akhiri Perang

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Mar 2026 12:57 28 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Iran menolak usulan gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat di tengah konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Penolakan ini menegaskan sikap Teheran yang belum bersedia menghentikan pertempuran.

Seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya menilai proposal tersebut tidak realistis. Ia menyebut usulan yang terdiri dari 15 poin itu bersifat maksimalis.

“Itu bahkan tak indah di atas kertas,” kata pejabat tersebut mengutip dari Al-Jazeera, Kamis (26/3/2026).

Dalam usulan tersebut, Amerika Serikat meminta Iran menghentikan pengayaan uranium. Selain itu, Iran juga diminta menyerahkan seluruh material uranium yang dimiliki.

Poin lain mencakup tuntutan pembukaan akses tanpa hambatan di Selat Hormuz. Permintaan tersebut menjadi salah satu aspek yang dinilai memberatkan oleh pihak Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan pemerintah belum tertarik untuk bernegosiasi. Ia menyebut Iran akan melanjutkan perlawanan.

“Saat ini, kebijakan kami adalah melanjutkan perlawanan,” kata Araghchi.

Meski demikian, Iran membuka peluang dialog dengan syarat tertentu. Salah satunya adalah penghentian perang secara permanen oleh Amerika Serikat.

Selain itu, Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan akibat konflik. Syarat ini menjadi bagian dari tuntutan utama sebelum negosiasi dapat dilakukan.

Pejabat senior keamanan Iran menegaskan keputusan mengakhiri perang berada di tangan Teheran. Ia menyatakan Iran tidak akan mengikuti tekanan dari Washington.

“Iran akan mengakhiri perang ketika mereka memutuskan untuk melakukannya dan ketika syarat-syarat terpenuhi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan Iran tidak akan membiarkan Donald Trump menentukan arah konflik. Operasi pertahanan disebut akan terus berlanjut hingga tuntutan dipenuhi.

Iran merinci sejumlah syarat untuk gencatan senjata. Di antaranya penghentian pertempuran secara permanen dan jaminan tidak ada perang lanjutan.

Selain itu, Iran menuntut penghentian permusuhan di seluruh lini, termasuk yang melibatkan kelompok sekutu di kawasan. Tuntutan lain mencakup kompensasi kerusakan akibat perang.

Iran juga meminta pengakuan atas kedaulatannya di Selat Hormuz. Poin ini menjadi bagian penting dalam tuntutan Teheran.

Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel masih terus berlangsung. Serangan yang dimulai sejak akhir Februari disebut menyebabkan kerusakan signifikan.

Iran merespons dengan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di kawasan Teluk. Hingga kini, perang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
6 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x