x

Inggris Pastikan Drone yang Serang Pangkalan Akrotiri Bukan Diluncurkan dari Iran

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 17:11 27 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kementerian Pertahanan Kerajaan Inggris memastikan drone yang menyerang Pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Pulau Siprus, tidak berasal dari Iran. Klarifikasi ini disampaikan setelah muncul laporan yang menyebutkan serangan tersebut diluncurkan dari wilayah Iran.

Pernyataan resmi itu disampaikan melalui akun media sosial X milik Kementerian Pertahanan Inggris. Pemerintah Inggris menegaskan pihaknya masih menjalankan operasi pertahanan udara di kawasan Timur Tengah.

“Semalaman, jet Typhoon dan F-35B AU Inggris melanjutkan operasi pertahanan udara di sepanjang timur tengah dengan dukungan dari pesawat BBM Voyager dalam mempertahankan kepentingan Inggris dan sekutu,” demikian pernyataan Kemhan Inggris melalui platform X, Rabu (4/3/2026).

Kementerian Pertahanan Inggris juga memberikan penjelasan terkait asal drone yang menargetkan pangkalan militernya di Siprus. Penegasan ini sekaligus merespons berbagai spekulasi yang berkembang.

“Kementerian Pertahanan dapat memastikan bahwa drone yang menyerupai jenis Shahed yang menargetkan AU Inggris di Akrotiri, Siprus, pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah laporan yang menyebutkan Iran berada di balik serangan drone tersebut. Pemerintah Inggris menegaskan belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai lokasi asal peluncuran drone.

Sebagai langkah antisipasi, Inggris memperkuat sistem pertahanan udara di sejumlah pangkalan militer. Penguatan tersebut dilakukan di fasilitas militer Inggris maupun sekutunya di kawasan.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan telah menyuplai kembali sistem pertahanan udara dalam 24 jam terakhir. Sistem tersebut termasuk rudal pertahanan udara milik Inggris.

Selain itu, Inggris juga akan mengerahkan helikopter Angkatan Laut jenis Wildcat yang dilengkapi rudal Martlet. Rudal tersebut disebut mampu menghadapi ancaman dari udara.

Mengutip laporan media Express, pemerintah Inggris belum memberikan rincian lebih jauh mengenai asal drone yang menyerang pangkalan tersebut. Penyelidikan terkait insiden tersebut masih terus berlangsung.

Pangkalan Akrotiri sendiri berada di barat daya kota pesisir Limassol di Pulau Siprus. Fasilitas ini merupakan salah satu dari dua pangkalan yang tetap dipertahankan Inggris sejak negara tersebut merdeka pada 1960.

Selain menjadi fasilitas militer, kawasan pangkalan juga menjadi tempat tinggal keluarga personel militer yang bertugas. Otoritas pangkalan bahkan mengimbau warga di sekitar Akrotiri untuk tetap berlindung di tempat setelah adanya “dugaan dampak drone”.

Pihak pangkalan juga menyatakan bahwa personel non-esensial akan dipindahkan sementara waktu. Meski demikian, fasilitas militer Inggris lainnya tetap beroperasi secara normal di kawasan tersebut.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
8 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x