x

Jadi Runner Up SEA Games 2025, CdM Indonesia Apresiasi Kerja Keras Kolektif

waktu baca 3 menit
Senin, 12 Jan 2026 15:37 3 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Kontingen Indonesia menutup SEA Games 2025 Thailand dengan torehan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia finis di posisi runner up klasemen akhir perolehan medali.

Chef de Mission Kontingen Indonesia Bayu Priawan Djokosoetono menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif. Ia mengapresiasi kontribusi pemerintah, sektor swasta, Tim CdM, serta perjuangan atlet, pelatih, dan ofisial.

“Prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang semangat, disiplin, dan kebanggaan membawa nama Indonesia,” ujar Bayu. Ia menyebut keberhasilan itu lahir dari proses panjang dan konsistensi.

Bayu menilai dukungan pemerintah menjadi fondasi utama pencapaian prestasi tersebut. Dukungan itu memastikan proses persiapan berjalan terencana, profesional, dan berkelanjutan.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, dukungan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari juga dinilai krusial.

Menurut Bayu, kebijakan, pendampingan, dan fasilitas yang diberikan menunjukkan komitmen kuat negara. Hal tersebut memperkuat kesiapan atlet Indonesia tampil di level internasional.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para atlet, pelatih, dan ofisial. Bayu menilai perjuangan dan disiplin mereka menjadi kunci keberhasilan Indonesia.

Perjuangan sejak masa persiapan hingga pertandingan disebut penuh pengorbanan. Semangat pantang menyerah menjadi pembeda dalam persaingan ketat SEA Games 2025.

“Prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras kolektif, dan dedikasi luar biasa dalam mengharumkan nama bangsa,” kata Bayu. Ia menekankan hasil tersebut tidak diraih secara instan.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah telah menyampaikan pemberian bonus kepada atlet dan pelatih. Pemberian tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemberian bonus ini diharapkan menjadi motivasi tambahan,” ujar Bayu. Ia menyebut bonus merupakan wujud penghargaan negara atas jerih payah atlet.

Bayu juga mengapresiasi kontribusi sektor swasta dan mitra pendukung. Dukungan tersebut hadir dalam bentuk pendanaan, sarana prasarana, dan kolaborasi strategis.

Sinergi antara pemerintah dan swasta dinilai memperkuat ekosistem olahraga nasional. Kolaborasi itu disebut penting untuk daya saing jangka panjang.

Apresiasi khusus diberikan kepada seluruh Tim CdM. Tim tersebut terdiri dari profesional, ofisial, dan tenaga pendukung yang bekerja di balik layar.

“Dedikasi, kerja keras, dan komitmen tim sangat berarti bagi kelancaran misi besar ini,” papar Bayu. Ia menilai peran Tim CdM sering luput dari perhatian publik.

Bayu mengungkap banyak cerita kerja keras di balik layar. Salah satunya adalah peran tim medis yang harus siaga setiap hari.

“Tim dokter, masseur, dan fisioterapi harus standby mengawal vitalitas atlet,” tuturnya. Selain itu, ada pula tim logistik yang menyiapkan seluruh kebutuhan atlet.

Tim transportasi dan akomodasi juga disebut bekerja tanpa henti. Mereka harus siaga 24 jam, termasuk dalam urusan penjemputan di bandara.

Menurut Bayu, SEA Games 2025 bukan sekadar ajang kompetisi. Ajang tersebut menjadi momentum menunjukkan karakter dan sportivitas bangsa.

Ia optimistis dengan kebersamaan seluruh pihak, prestasi Indonesia akan terus meningkat. “Dengan dukungan dan kebersamaan seluruh pihak, kami optimistis Kontingen Indonesia dapat tampil maksimal,” pungkasnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
5 hours ago
21 hours ago
21 hours ago

LAINNYA
x
x