x

Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Satu Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 09:06 21 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Sugiono mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL.

Insiden ini mendorong Indonesia menyerukan deeskalasi dan kembali ke jalur diplomasi guna menjaga stabilitas kawasan.

Sugiono menegaskan serangan tersebut tidak dapat dibenarkan. Ia juga mengkritik eskalasi militer yang terjadi di wilayah Lebanon selatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami mengecam keras insiden ini dan juga mengecam keras serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon selatan,” kata Sugiono dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Ia mengingatkan bahwa konflik yang terus berlanjut telah menimbulkan dampak besar bagi masyarakat sipil. Oleh karena itu, semua pihak diminta menahan diri dan menghentikan kekerasan.

Sugiono juga menekankan pentingnya upaya diplomasi sebagai jalan keluar. Ia menyebut pemerintah Indonesia terus mendorong solusi damai melalui dialog.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti langkah Prabowo Subianto yang menawarkan diri sebagai mediator konflik. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang menuju gencatan senjata.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah menyampaikan kecaman resmi atas serangan tersebut. Kemlu menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan Lebanon.

Kemlu turut menyerukan penghentian serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil. Selain itu, keselamatan pasukan penjaga perdamaian juga menjadi perhatian utama.

“Serangan apapun terhadap pasukan perdamaian tak dapat diterima dan merongrong upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas,” ujar Kemlu RI. Pernyataan itu menegaskan posisi Indonesia dalam menjaga hukum internasional.

Insiden ini terjadi ketika pos kontingen Indonesia di Kota Adshit Al-Qusyar, Lebanon selatan, terkena serangan artileri. Serangan tersebut terjadi pada Minggu (29/3) waktu setempat.

Akibat kejadian itu, prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam menjalankan tugas. Tiga personel lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat yang berbeda.

Mereka yang terluka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan. Ketiganya segera mendapatkan penanganan medis setelah dievakuasi.

Kepala Pusat Penerangan TNI Aulia Dwi Nasrullah memastikan korban luka telah ditangani di fasilitas kesehatan. Praka Rico yang mengalami luka berat dirujuk ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk perawatan intensif.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
14 hours ago
15 hours ago
15 hours ago
16 hours ago
23 hours ago

LAINNYA
x
x