x

Hinca Panjaitan Desak Pencopotan Kajari hingga Kasi, Soroti Penanganan Kasus Amsal Sitepu

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 17:33 16 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mendesak pencopotan jajaran Kejaksaan dalam penanganan kasus Amsal Sitepu, menyebut terdapat kesalahan fatal yang harus ditindak tegas demi menjaga profesionalisme hukum.

Desakan ini disampaikan dalam RDP dan RDPU di DPR sebagai bentuk tekanan agar ada pertanggungjawaban institusional.

Dalam rapat tersebut, Hinca meminta Kepala Kejaksaan Tinggi mengambil langkah konkret. Ia menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap aparat yang terlibat.

Hinca secara tegas meminta agar Kepala Kejaksaan Negeri dan seluruh Kepala Seksi yang menangani perkara dicopot. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik.

“Saya tidak mundur satu kata pun agar ini berjalan dengan baik. Tarik Kajari, tarik semua Kasi-kasi ini, semua yang terlibat kasus ini, tarik! Setelah itu, Anda harus minta maaf karena kesalahannya fatal,” tegas Hinca di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Selain jajaran di daerah, Hinca juga menyoroti kinerja Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung. Ia menilai ada informasi yang tidak akurat yang telah disampaikan ke publik.

Ia meminta Jaksa Agung melalui Kajati untuk memerintahkan Kapuspenkum menyampaikan permintaan maaf. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas institusi.

“Saya minta lewat Kajati, sampaikan ke Jaksa Agung, minta maaf itu Kapuspen karena telah menyampaikan sesuatu yang tidak benar. Kita panggil saja Kapuspen-nya,” ujarnya.

Meski melontarkan kritik keras, Hinca tetap memberikan apresiasi kepada Kajati yang hadir dalam rapat. Ia menilai kehadiran tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Hinca mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Kajati hingga dini hari. Komunikasi itu dilakukan untuk memastikan kehadiran dalam rapat DPR.

“Saya menghormati Pak Kajati dengan caramu yang elegan. Tadi malam saya berkomunikasi dengan Anda sampai jam dua pagi. Saya katakan, datanglah sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada anak buah. Dan ternyata beliau datang,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa kehadiran tersebut tidak cukup. Proses profesional harus tetap dijalankan tanpa kompromi.

Hinca meminta agar jaksa yang diduga bermasalah segera dicopot. Setelah itu, mereka perlu dibina kembali untuk memperbaiki kinerja.

“Secara profesional, nggak bisa kita hentikan begitu saja ini. Kalau bahasa kita: copot dulu, sekolahkan lagi, belajar lagi supaya semuanya baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hinca juga menyoroti kepastian hukum dalam perkara tersebut. Ia meminta penjelasan terkait kemungkinan kasasi terhadap putusan bebas.

Menurutnya, kejelasan aturan sangat penting bagi publik dan media. Hal ini untuk menghindari kebingungan dalam memahami proses hukum.

“Supaya ada kepastian hukum, silakan tanya Jampidum. Apa itu? Bolehkah putusan bebas dikasasi? Itu poinnya, agar semua jelas bagi publik dan wartawan,” pungkasnya.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
5 hours ago
7 hours ago
22 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x