x

DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Bantah Berikan Intimidasi

waktu baca 3 menit
Jumat, 3 Apr 2026 13:22 20 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Jaksa Kejaksaan Negeri Karo, Wira Arizona, membantah tudingan intimidasi terhadap videografer Amsal Christy Sitepu melalui pemberian brownies cokelat, namun Komisi III DPR RI menyoroti dugaan adanya narasi tekanan dalam pertemuan tersebut.

Perbedaan keterangan antara jaksa dan Amsal mencuat dalam rapat dengar pendapat umum di DPR.

Wira Arizona menyampaikan bantahannya dalam forum RDPU bersama DPR RI di Jakarta. Ia menegaskan tidak ada niat intimidasi dalam kunjungannya ke rumah tahanan.

Menurut Wira, kedatangannya ke Rutan Tanjung Gusta dilakukan dalam rangka pemeriksaan. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pengacara Amsal sebelumnya.

“Pertama akan menjelaskan terkait kedatangan ke Tanjung Gusta pada saat agenda pemeriksaan tersangka Saudara Amsal, yang di mana terlebih dahulu kami telah berkoordinasi dengan pengacara Saudara Amsal. Jadi tidak ada niatan sedikit pun kami mau mengintimidasi,” ujarnya.

Namun, Wira menyebut pengacara Amsal saat itu berhalangan hadir. Ia datang bersama dua staf dalam agenda tersebut.

Ia kembali menegaskan bahwa pemberian brownies tidak memiliki maksud tertentu. Wira menyebut tindakan tersebut murni didasari rasa kemanusiaan.

“Saya hadir tidak hanya sendiri, ada dua rekan tim saya juga,” ucapnya.

“Di situ juga disaksikan bahwa penyerahan itu tidak dari tangan saya, yaitu tangan dari staf saya. Dan tidak ada omongan apa-apa, saya tidak ada niat apapun. Kami hanya murni mengedepankan rasa kemanusiaan, hati nurani.”

Wira juga menjelaskan bahwa pemberian makanan kepada tahanan merupakan kebiasaan yang telah berjalan. Praktik tersebut disebut telah dilakukan sejak 2024 di wilayah Karo.

“Karena di awal permintaan ini kan dari tahanan Pak. Karena orang ini minta kekurangan makanan, mohon dibantu, seperti itu Pak,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan fokus pembahasan bukan pada pemberian makanan. Ia menyoroti dugaan adanya pesan intimidasi.

“Bukan pak, ini bukan soal makanan. Soal narasi tadi, kalimat tadi. Tadi pak Amsal mengulangi lagi, ada narasi mengatakan ‘ikuti saja alurnya’ dan lain sebagainya,” kata Habiburokhman.

Menanggapi hal tersebut, Wira kembali membantah adanya ucapan intimidatif. Ia menyatakan tidak pernah menyampaikan kalimat seperti yang dituduhkan.

“Itu tidak ada Bapak, saya sampaikan. Tidak ada,” tegas Wira.

Sementara itu, Amsal Christy Sitepu memberikan keterangan berbeda dalam forum yang sama. Ia mengaku mengalami intimidasi saat berada di rutan.

Menurut Amsal, peristiwa tersebut terjadi pada 1 Desember 2025. Saat itu ia didatangi oleh Wira Arizona.

“Terkait intimidasi lewat brownies coklat terjadi pada 1 Desember 2025,” ucap Amsal.

Ia mengklaim mendapat pesan agar mengikuti proses tanpa perlawanan. Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan pemberian brownies.

“Di 1 Desember 2025 yang mendatangi saya pada saat itu adalah Bapak Wira Arizona memberikan saya sekotak brownies cokelat itu dengan kalimat ‘sudahlah bang enggak usah ribut-ribut ikuti saja arusnya, ngapain abang capek-capek pakai pengacara, nanti kita bantu dituntutan, ada yang terganggu’, kurang lebih seperti itu pimpinan.”

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

51 minutes ago
4 hours ago
18 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x