Laporan: Dhanis
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim. Foto: Dok Fraksi PKB TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim, mendorong pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera menambah kapasitas angkutan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek.
Menurutnya hal ini dinilai mendesak karena jumlah pengguna tranportasi KRL terus meningkat dan menyebabkan kepadatan, terutama pada jam sibuk.
“Kami melihat kondisi saat ini, KRL sudah amat sangat padat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Kondisi ini tentu tidak nyaman bagi masyarakat,” kata Rivqy di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Legislator dari Fraksi PKB itu mengatakan, penambahan armada harus dibarengi dengan peningkatan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Karena itu, kami mendorong adanya penambahan jumlah KRL agar kepadatan bisa dikurangi. Tetapi penambahan armada harus dibarengi dengan peningkatan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang,” ujarnya.
Ia menilai, kepadatan KRL harus dilihat sebagai persoalan kapasitas transportasi publik yang perlu segera dicarikan solusi.
Terlebih, KRL Jabodetabek kata dia, telah menjadi salah satu tulang punggung mobilitas masyarakat urban karena menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat pekerjaan, pendidikan, perdagangan, hingga berbagai layanan publik.
Rivqy menyebut data KAI menunjukkan rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai sekitar 1,1 juta penumpang per hari. Jumlah itu bahkan bisa mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
“Artinya, kebutuhan terhadap transportasi massal berbasis rel terus meningkat. Kepadatan tidak bisa terus dianggap sebagai konsekuensi yang harus diterima masyarakat,” katanya.
“Negara harus hadir memastikan pertumbuhan jumlah penumpang dengan diikuti pertumbuhan kapasitas layanan,” pungkasnya.
Editor: Azis Arriadh