x

Doli Pertanyakan Jabatan Komisaris Hasyim Asy’ari di PTPN I

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Okt 2026 09:00 34

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, mempertanyakan penunjukan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I.

Doli menilai latar belakang Hasyim perlu dijelaskan, terutama di tengah sorotan publik terhadap persoalan pencalonan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Doli menanggapi polemik dugaan adanya pasal selundupan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang menyeret namanya.

Sebab itu, Doli pun merespons pernyataan Hasyim dalam persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang sebelumnya menyebut sejumlah pihak munafik dan pelupa.

Menurut Doli, pernyataan tersebut justru perlu dikaitkan dengan rekam jejak Hasyim selama menjabat sebagai Ketua KPU.

“Jadi saudara Hasyim itu sebenarnya sedang membicarakan atau menjelaskan tentang dirinya sendiri, ya. Dia menggunakan kata lupa dan munafik, ya,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Mantan Ketua Komisi II DPR itu pun kemudian menyinggung pemberhentian Hasyim dari jabatan Ketua KPU oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Dia lupa, dia sudah pernah dua kali dipecat sebagai Ketua KPU karena kemunafikannya, gitu ya. Dan, dia menikmati kemunafikan itu. Sekarang sedang menikmati kemunafikan itu,” ujar Doli.

Selain menyoroti pernyataan Hasyim, Doli juga mempertanyakan dasar penunjukannya sebagai Komisaris Independen PTPN I, salah satu perusahaan milik negara di sektor perkebunan.

Politikus Partai Golkar itu menilai latar belakang Hasyim perlu dijelaskan, sehingga dapat mengemban jabatan tersebut. Doli pun meminta agar proses penunjukan tersebut ditelusuri lebih lanjut.

“Saya tanya, dia sekarang posisinya sebagai komisaris di salah satu BUMN, ya. Coba tanya sama dia, itu dia tuh dapat dari mana komisaris itu? Hadiah dari siapa dapat komisaris itu?” kata Doli.

Pasalnya Doli mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui adanya latar belakang Hasyim yang berkaitan langsung dengan bidang perkebunan.

“Setahu saya beliau tidak punya latar belakang yang berkaitan dengan soal komisaris BUMN, khususnya yang berkaitan dengan soal perkebunan,” ujarnya.

Untuk itu, Doli menegaskan, Hasyim perlu memberikan penjelasan mengenai proses penunjukan tersebut.

Menurut dia, persoalan itu layak ditelusuri agar publik memperoleh informasi yang jelas mengenai penempatan mantan penyelenggara pemilu tersebut di perusahaan negara.

“Kok bisa dia dapat posisi jadi komisaris itu, ya kan? Nah, ini yang harus dicari menurut saya,” pungkasnya.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
6 hours ago
7 days ago
1 week ago
2 weeks ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor