Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu mencatatkan awal positif dalam debut mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu mencatatkan awal positif dalam debut mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Keduanya melaju ke babak kedua setelah menundukkan wakil China Bao Ling Jing/Li Yi Jing dua gim langsung.
Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (20/1/2026), Lanny/Apriyani tampil solid dan menang dengan skor 21-14, 21-13. Hasil ini menjadi kemenangan pertama mereka sebagai pasangan baru di level internasional.
Daihatsu Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen perdana bagi Lanny dan Apriyani setelah resmi dipasangkan pada Desember 2025. Ajang ini juga menandai kembalinya Apriyani tampil di Istora dengan pasangan baru.
Apriyani Rahayu mengaku bersyukur bisa membuka debut dengan hasil positif. Ia menilai kemenangan ini penting untuk membangun kepercayaan diri dan chemistry di lapangan.
“Pertama-tama kami bersyukur hari ini bisa memenangkan pertandingan dan juga tidak mengalami cedera,” ujar Apriyani. “Untuk pasangan baru seperti kami, ini sangat berarti,” lanjutnya.
Menurut Apriyani, dirinya dan Lanny masih membutuhkan waktu untuk saling menyesuaikan di awal pertandingan. Minimnya jam terbang bersama membuat keduanya harus mencari ritme permainan.
“Dari awal memang masih nyari-nyari,” kata Apriyani. “Jadi saya coba tekankan ke diri sendiri untuk main habis dulu, sambil pelan-pelan nemuin pola permainan kami,” sambungnya.
Apriyani menilai kondisi tersebut justru membuka peluang karena lawan juga terlihat belum solid. Ia dan Lanny berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil inisiatif serangan.
“Mereka juga terlihat kagok-kagok, jadi kami ambil kesempatan dari situ,” ujar Apriyani.
Bermain kembali di Istora memberikan pengalaman emosional tersendiri bagi Apriyani. Dukungan penonton disebutnya menjadi energi tambahan untuk tampil maksimal.
“Saya bersyukur bisa main di Istora lagi, apalagi dengan pasangan baru,” ucap Apriyani. “Saya mau upayakan yang terbaik bersama Lanny, step by step,” tambahnya.
Dalam proses adaptasi, komunikasi menjadi fokus utama pasangan ini. Apriyani menyebut mereka terus berdiskusi untuk membangun pola permainan.
“Kami selalu komunikasi, bagaimana ambil poin satu per satu, bagaimana main di setiap situasi,” jelasnya.
Lanny Tri Mayasari menilai debut mereka berjalan cukup baik. Ia merasa latihan bersama sejak akhir tahun membantu proses adaptasi di pertandingan resmi.
“Untuk debutnya, menurut saya cukup baik. Rotasi juga sudah lumayan jalan,” kata Lanny.
Lanny menyebut kesamaan karakter permainan menjadi keuntungan tersendiri bagi pasangan ini. Ia dan Apriyani sama-sama memiliki kecenderungan bermain agresif dan cepat.
“Tipe main saya dan Kak Apri hampir mirip, sama-sama suka menyerang cepat,” ujarnya.
Meski demikian, Lanny mengakui sempat mengalami kendala di awal laga. Faktor kondisi lapangan dan arah angin memengaruhi kepercayaan dirinya.
“Awal-awal saya masih meraba-raba lapangan,” ungkap Lanny. “Tapi setelah interval dan dapat arahan pelatih, saya coba main lebih lepas,” lanjutnya.
Sementara itu, pasangan ganda putri Indonesia lainnya Febriana Dipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga melangkah ke babak kedua. Ana/Trias menyingkirkan wakil Hong Kong Lui Lok Lok/Yeung Nga Ting melalui laga tiga gim 16-21, 21-14, 21-17.