Foto para bobotoh pendukung Persib Bandung. (Todaynews.id) TODAYNEWS.ID — Bobotoh diminta untuk tidak menggelar konvoi menjelang laga klasik Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.
Imbauan itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia meminta suporter Persib menjaga ketertiban apa pun hasil pertandingan nanti.
“Menang kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa bobotoh, baik saat senang maupun sedih, tetap bisa menjaga ketertiban dan tidak menyusahkan orang lain,” kata Farhan di Bandung, Jumat (19/1/2026).
Farhan berharap Bobotoh menunjukkan kedewasaan sebagai suporter. Menurutnya, dukungan terhadap Persib harus dilakukan secara sportif dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa bentuk dukungan tidak hanya sebatas hadir di stadion. Menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat juga dinilai sebagai bagian dari dukungan kepada tim.
Selain dari pemerintah daerah, imbauan juga disampaikan oleh kepolisian. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, meminta suporter menjaga situasi tetap kondusif.
Kapolda secara khusus melarang aksi sweeping kendaraan di jalan. Ia menilai tindakan tersebut berpotensi memicu konflik dan gangguan keamanan.
“Kami meminta para pendukung untuk tidak melakukan aksi sweeping kendaraan berplat nomor tertentu dan tidak terpancing provokasi,” kata Rudi Setiawan. Ia menambahkan bahwa tindakan anarkis dapat berdampak buruk bagi Persib.
Menurut Kapolda, situasi keamanan yang tidak kondusif justru merugikan tim. Persib saat ini tengah bersaing di papan atas klasemen liga.
Rudi juga mengingatkan suporter agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Selain itu, Bobotoh dilarang membawa barang-barang berbahaya. Di antaranya senjata tajam, minuman keras, serta kembang api atau flare.
Kapolda menekankan pentingnya sinergi dalam pengamanan laga. Kerja sama melibatkan Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan Panitia Pelaksana pertandingan.
Seluruh rangkaian pengamanan disebut akan mengedepankan pendekatan preventif. Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keamanan pertandingan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, laga Persib vs Persija merupakan pertandingan penutup putaran pertama BRI Super League 2025/26. Pertandingan ini akan digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu.