x

Beberapa Pejabat Tinggi Iran Tewas dalam Serangan, Presiden Ancam Pembalasan Keras

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Mar 2026 10:07 20 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Konflik yang terus meningkat di kawasan kembali memakan korban dari kalangan pejabat tinggi Iran. Dampaknya tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpotensi memperbesar eskalasi yang sedang berlangsung.

Serangan terbaru menunjukkan perubahan pola dalam konflik tersebut. Target tidak lagi terbatas pada infrastruktur, melainkan langsung menyasar lingkar kekuasaan.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengonfirmasi bahwa sejumlah pejabat penting menjadi korban. Salah satu di antaranya adalah Menteri Intelijen Iran.

“Pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan terkasih saya, Esmaeil Khatib, (Sekretaris Dewan Keamanan Iran) Ali Larijani (Menteri Pertahanan) dan Aziz Nasirzadeh serta sejumlah anggota keluarga mereka dan orang-orang yang menyertai mereka, membuat kami berduka,” kata Presiden Pezeshkian.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa serangan tidak hanya menyasar satu individu. Beberapa pejabat sekaligus menjadi target dalam peristiwa ini.

Nama Ali Larijani menjadi salah satu yang paling disorot. Ia sebelumnya telah dikonfirmasi tewas dalam serangan yang terjadi di Teheran.

Kematian Larijani mendapat perhatian luas karena posisinya yang strategis. Ia dikenal memiliki peran penting dalam struktur keamanan dan politik Iran.

Selain itu, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh juga termasuk dalam daftar korban. Kehilangan ini semakin memperlihatkan besarnya dampak serangan tersebut.

Dalam pernyataannya, Presiden Pezeshkian menegaskan sikap tegas pemerintah Iran. Ia menyebut negaranya tidak akan tinggal diam menghadapi serangan tersebut.

“Tentu saja, pembalasan keras menanti para teroris kriminal yang, selama agresi mereka, menumpahkan darah para martir dari tanah suci Iran,” kata Pezeshkian.

Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa konflik berpotensi meningkat. Ancaman balasan membuka kemungkinan respons militer lanjutan dalam waktu dekat.

Serangan terhadap pejabat tinggi menunjukkan perubahan signifikan dalam dinamika konflik. Lingkar elite pemerintahan kini menjadi sasaran langsung.

Kondisi ini meningkatkan risiko eskalasi yang lebih luas. Konflik kini tidak hanya soal serangan dan balasan, tetapi juga menyangkut tekanan politik dan militer yang semakin kompleks.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x