x

Banding Ditolak FIFA, Sumardji Tetap Disanksi 20 Laga akibat Insiden Lawan Irak

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 14:29 37 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, dipastikan tetap menerima sanksi dari FIFA. Banding yang diajukannya terkait insiden pada laga Timnas Indonesia melawan Irak dinyatakan ditolak.

FIFA sebelumnya menjatuhkan hukuman kepada Sumardji atas insiden yang terjadi pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Insiden tersebut berlangsung usai pertandingan Indonesia kontra Irak pada 11 Oktober 2025.

Sumardji dinilai melakukan pelanggaran serius dengan mendorong wasit Ma Ning. Aksi tersebut terjadi di tengah situasi panas setelah laga berakhir.

Akibat perbuatannya, FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan. Selain itu, Sumardji juga dikenai denda sebesar 15.000 franc Swiss atau sekitar Rp324 juta.

“FIFA telah memutuskan untuk menskors manajer tim nasional Indonesia, Sumardji, selama 20 pertandingan dan menjatuhkan denda sebesar 15.000 franc Swiss karena ‘perilaku kekerasan’ yang dilakukannya terhadap wasit pertandingan Indonesia vs Irak,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Hingga kini, PSSI belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan FIFA tersebut. Selama ini, Sumardji dikenal selalu mendampingi Timnas Indonesia dalam berbagai pertandingan.

Kericuhan yang berujung sanksi itu terjadi di penghujung laga yang digelar di King Abdullah Sport City, Jeddah. Pertandingan berlangsung pada 11 Oktober malam waktu setempat atau 12 Oktober dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 0-1. Gol tunggal Irak dicetak Zidane Iqbal pada menit ke-76.

Kekalahan itu sekaligus mengakhiri langkah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya, skuad Garuda juga menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi.

Situasi memanas akibat sejumlah keputusan wasit Ma Ning yang dinilai merugikan Indonesia. Wasit asal China tersebut menjadi sasaran protes keras dari pemain dan ofisial tim.

Salah satu keputusan yang disorot adalah pelanggaran terhadap Kevin Diks di kotak penalti. Wasit tidak memberikan penalti meski Kevin Diks dinilai dilanggar oleh Merchas Doski.

Selain itu, pelanggaran terhadap Ole Romeny sebagai pemain terakhir Irak juga tidak berbuah hukuman. Minimnya penggunaan VAR turut memperbesar kekecewaan Timnas Indonesia.

Irak sendiri sempat bermain dengan 10 orang setelah Zaid Tahseen menerima kartu kuning kedua di masa injury time. Namun, kartu merah kembali keluar setelah peluit akhir dibunyikan.

Dua pemain Indonesia, Shayne Pattynama dan Thom Haye, serta Sumardji diganjar kartu merah. FIFA kemudian menilai Sumardji bersalah karena mendorong wasit Ma Ning saat mencoba mencegah pemberian kartu merah kepada Shayne Pattynama.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x