x

AS Peringatkan Rusia soal Dugaan Berbagi Intelijen dengan Iran dalam Konflik Timur Tengah

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 08:30 17 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat menyoroti dugaan keterlibatan Rusia dalam konflik yang sedang berlangsung. Washington memperingatkan Moskow terkait kemungkinan berbagi intelijen dengan Iran selama perang di kawasan tersebut.

Gedung Putih menyatakan Presiden AS Donald Trump tidak akan menerima jika Rusia memberikan informasi sensitif kepada Teheran. Peringatan itu muncul setelah laporan media mengenai dugaan kerja sama intelijen antara kedua negara.

Laporan The Washington Post menyebut Rusia diduga telah memberikan intelijen sensitif kepada Iran. Informasi tersebut disebut mencakup lokasi kapal perang dan pesawat militer Amerika Serikat di wilayah konflik.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pemerintah AS telah menyampaikan pesan kepada Rusia terkait isu tersebut. Pesan itu juga disampaikan melalui utusan khusus Presiden.

“Presiden dan utusan khususnya (Steve) Witkoff sama-sama mengatakan bahwa, tentu saja, mereka telah mengirim pesan kepada Rusia bahwa jika hal itu terjadi, itu bukanlah sesuatu yang akan mereka sukai dan mereka berharap hal itu tidak terjadi,” kata Leavitt dalam konferensi pers.

Utusan khusus AS Steve Witkoff turut memberikan tanggapan mengenai isu tersebut. Ia menyebut Rusia telah membantah memberikan intelijen kepada Iran.

Witkoff menyatakan dirinya tidak memiliki akses langsung terhadap informasi intelijen. Karena itu, ia tidak dapat memastikan kebenaran laporan yang beredar.

“Saya bukan petugas intelijen, jadi saya tidak bisa memberi tahu Anda,” kata Witkoff mengutip dari CNBC.

Namun ia menegaskan bahwa Rusia telah menyampaikan bantahan secara langsung kepada Presiden AS. Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara kedua pemimpin.

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kemarin dalam panggilan telepon dengan presiden, Rusia mengatakan bahwa mereka belum berbagi. Itulah yang mereka katakan. Jadi, kita dapat mempercayai perkataan mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah Rusia juga memberikan tanggapan terbatas terkait isu tersebut. Moskow tidak menjelaskan apakah telah menerima peringatan dari Amerika Serikat.

Rusia menolak menjawab secara rinci mengenai kemungkinan berbagi intelijen dengan Iran. Sikap tersebut disampaikan pada Senin ketika isu ini mulai mendapat perhatian internasional.

Hubungan Rusia dan Iran diketahui cukup erat dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara bahkan telah menyepakati kerja sama untuk saling membantu menghadapi apa yang mereka sebut sebagai “ancaman bersama”.

Kesepakatan tersebut dicapai pada tahun sebelumnya dan memperkuat hubungan strategis kedua negara. Kedekatan itu turut memicu kekhawatiran dari Amerika Serikat di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

15 hours ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x