x

Ana/Trias Pecah Telur atas Pearly/Thinaah di Malaysia Open 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 16:55 2 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, mencatat kemenangan penting di Malaysia Open 2026. Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu melaju ke perempatfinal setelah menumbangkan unggulan kedua asal tuan rumah.

Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1/2026) siang WIB, Ana/Trias mengalahkan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Mereka menang dua gim langsung dengan skor ketat 26-24 dan 21-17.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Ana/Trias atas Pearly/Thinaah. Hasil tersebut sekaligus mengubah rekor pertemuan kedua pasangan menjadi 1-4.

Laga ini juga menjadi ajang balas dendam bagi Ana/Trias. Mereka sebelumnya harus mengakui keunggulan Pearly/Thinaah di final SEA Games 2025.

Ana mengakui kekalahan di SEA Games masih membekas dan menjadi motivasi tambahan. Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi bahan bakar saat kembali berhadapan dengan lawan yang sama.

“Kami masih ingat betul rasanya di final SEA Games kemarin,” ujar Ana dalam keterangan resmi PBSI. “Rasa sakit itu kami simpan dan jadi motivasi tambahan supaya tidak terulang lagi hari ini.”

Ana menilai kesiapan mental menjadi faktor kunci dalam pertandingan ini. Ia menegaskan pentingnya fokus di tengah tekanan publik tuan rumah.

“Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik,” tambah Ana. “Meski ada tekanan karena mereka main di depan publik sendiri, kami berusaha tetap fokus ke pola permainan kami saja.”

Pertandingan berjalan sangat menegangkan, terutama di gim pertama. Kedua pasangan harus melewati beberapa kali deuce sebelum Ana/Trias memastikan kemenangan.

Ana/Trias memilih bermain lebih berani pada momen krusial. Mereka berusaha tetap agresif saat poin-poin penentuan.

“Setelah mereka bisa mengejar, kami coba lebih nekat lagi,” kata Ana. Ia menyebut keberanian menjadi kunci di situasi kritis.

Pada gim kedua, faktor teknis turut menguntungkan pasangan Indonesia. Ana menyebut kondisi angin membuat mereka lebih nyaman menekan lawan.

Trias menambahkan peran pelatih Karel Mainaky sangat besar dalam menjaga fokus permainan. Ia menyebut instruksi dari pinggir lapangan membantu mereka mengontrol tempo.

“Coach Karel terus teriak mengingatkan kami untuk menjaga fokus dan jangan kasih kendor,” ujar Trias. Menurutnya, ketenangan saat adu setting di gim pertama menjadi titik balik kepercayaan diri.

“Selama bola belum jatuh, harus lanjut terus,” pungkas Trias. Di babak perempatfinal, Ana/Trias berpotensi menghadapi wakil China atau Jepang.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

14 hours ago
14 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x