Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, membuka langkahnya di Daihatsu Indonesia Masters 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan membuka langkahnya di Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan hasil positif. Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/1/2026), Alwi menundukkan wakil India Ayush Shetty dua gim langsung.
Alwi mengunci kemenangan dengan skor 21-18, 21-13. Hasil tersebut memastikan langkahnya ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 500 itu.
Sejak awal pertandingan, Alwi mampu mengontrol jalannya laga. Pebulutangkis peringkat 18 dunia itu tampil percaya diri menghadapi Shetty yang sudah lama dikenalnya sejak level junior.
Pengalaman saling berhadapan menjadi modal penting bagi Alwi. Ia terlihat lebih siap membaca pola permainan lawan dan mengatur tempo pertandingan.
Pada gim pertama, Alwi bermain dominan dengan variasi serangan yang efektif. Meski Shetty beberapa kali mencoba keluar dari tekanan, Alwi tetap menjaga ritme hingga menutup gim pembuka 21-18.
Memasuki gim kedua, Alwi kembali tampil tenang. Kendati Shetty sempat memberikan perlawanan di awal, Alwi mampu meredam agresivitas lawan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 21-13.
Kemenangan ini terasa penting bagi Alwi yang tampil di hadapan publik sendiri. Dukungan penonton Istora memberikan tambahan motivasi sepanjang pertandingan.
Alwi mengakui laga melawan Shetty bukan pertandingan yang mudah. Ia menilai faktor saling mengenal membuat duel berjalan menantang.
“Saya sudah melawan Ayush sejak masa junior. Jadi kami saling tahu satu sama lain,” ujar Alwi seusai pertandingan.
Ia juga menyinggung peran suporter dalam penampilannya. “Tapi Alhamdulillah, hari ini berkat dukungan dan doa dari para suporter, saya bisa mengatasi permainan dan mengeluarkan kemampuan terbaik saya serta mengontrol diri saya sendiri,” katanya.
Bermain di Istora GBK memberikan kesan tersendiri bagi Alwi. Menurutnya, atmosfer khas arena legendaris tersebut selalu menghadirkan energi tambahan.
Peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu berharap antusiasme bulutangkis nasional terus meningkat. Ia ingin Istora kembali dikenal dengan atmosfer meriah seperti sebelum pandemi.
“Suatu kehormatan merasakan antusiasme dari para suporter. Saya berharap ke depannya bisa lebih ramai dan terus seperti ini,” ucap Alwi.
Terkait kondisi fisik, Alwi memastikan keadaannya sudah jauh lebih baik. Sebelumnya, ia sempat mengalami gangguan pada bagian perut saat tampil di Malaysia Open.
“Kembali dari Malaysia memang beberapa hari belum sepenuhnya recovery. Tapi Alhamdulillah sejauh ini bisa dikontrol dan dikendalikan, sehingga sekarang sudah tidak ada rasa sakit sama sekali,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, Alwi memilih fokus melangkah satu demi satu di Indonesia Masters 2026. “Saya pasti punya target ke arah sana (juara), tetapi saya pastikan dulu satu langkah ke depan,” pungkas Alwi.