Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil melaju ke babak kedua Swiss Open 2026. (Dok. PBSI) TODAYNEWS.ID — Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil melangkah ke babak kedua Swiss Open 2026. Mereka memastikan tiket tersebut setelah mengalahkan rekan senegara Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana.
Dalam pertandingan tersebut, Adnan/Indah meraih kemenangan dua gim langsung. Mereka menutup laga dengan skor 21-18 dan 21-14.
Kemenangan itu mengantarkan pasangan Indonesia tersebut melaju ke babak berikutnya. Pertandingan mempertemukan dua pasangan yang sama-sama berasal dari pelatnas bulu tangkis Indonesia.
Indah mengungkapkan salah satu faktor kemenangan mereka adalah karena sudah sering berlatih bersama lawannya. Kondisi tersebut membuat mereka cukup memahami pola permainan Dejan/Bernadine.
Menurut Indah, pengalaman sering bertemu saat latihan membuat kedua pasangan saling mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing. Hal itu turut membantu mereka mempersiapkan strategi dalam pertandingan.
“Kami kan di latihan sudah sering ketemu jadi sudah sama-sama tahu. Mungkin pertandingan tadi siapa yang lebih siap dia yang menang,” kata Indah.
Ia juga menyebut kemenangan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi mereka. Hal itu terjadi setelah pasangan ini sebelumnya meraih gelar juara di Thailand.
Indah mengatakan keberhasilan di Thailand memberikan dorongan semangat baru bagi mereka dalam menghadapi turnamen berikutnya. Meski demikian, mereka menyadari mempertahankan performa tidaklah mudah.
“Ini turnamen pertama setelah juara di Thailand, pastinya ada semangat yang baru lagi. Kami mau konsisten karena kami tahu mempertahankan itu lebih berat daripada menggapai,” ujarnya.
Sementara itu, Adnan mengakui pasangan mereka sempat bermain kurang tenang pada gim pertama. Ia menilai kondisi tersebut membuat mereka kehilangan sejumlah poin penting.
Menurut Adnan, mereka sempat terburu-buru dalam mengambil keputusan saat memulai pertandingan. Hal itu menyebabkan beberapa kesalahan yang memberi keuntungan bagi lawan.
Namun pada gim kedua, Adnan mengatakan mereka berusaha bermain lebih sabar. Perubahan pendekatan itu membantu mereka mengendalikan jalannya pertandingan.
“Di gim pertama kami bermain terburu-buru, banyak buang poin dari sana. Di gim kedua kami mencoba lebih tenang dan bisa mengontrol pertandingan,” ungkap Adnan.
Kemenangan tersebut memastikan langkah Adnan/Indah berlanjut di Swiss Open 2026. Mereka kini bersiap menghadapi pertandingan berikutnya di babak kedua turnamen tersebut.