x

Sekolah Rakyat Dinilai Jadi Upaya Prabowo Putus Rantai Kemiskinan

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 16:57 3

TODAYNEWS.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade, menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Menurut Andre, pendidikan menjadi instrumen penting untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa harus terbebani tuntutan untuk membantu orangtua mencari nafkah.

“Pemerintah ingin mengubah nasib suatu keluarga tentu melalui pendidikan. Sekolah Rakyat ini adalah bagian dari cara pemerintah untuk mengubah nasib keluarga-keluarga miskin,” kata Andre mengutip, Kamis (23/10/2026).

Andre menjelaskan, konsep pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar dapat lebih fokus mengikuti kegiatan belajar.

Ia mengatakan, anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi berisiko ikut orangtua mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika tidak mendapatkan dukungan pendidikan yang memadai.

“Kalau tidak di asrama kan di Sekolah Rakyat, karena anak miskin ekstrem itu akan ikut orangtuanya mencari nafkah. Sehingga tidak fokus lagi bersekolah,” ujarnya.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu menilai keberadaan Sekolah Rakyat diperlukan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Ia menegaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Perbaikan Sekolah Rusak

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Andre juga menyoroti upaya pemerintah memperbaiki fasilitas pendidikan, terutama sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut dia, Presiden Prabowo menunjukkan keberpihakan terhadap sektor pendidikan melalui program perbaikan sekolah yang rusak, termasuk di daerah pelosok.

“Bagaimana Presiden memperbaiki 80 ribu sekolah-sekolah yang rusak di pelosok Indonesia diperbaiki oleh Presiden,” kata Andre.

Ia menilai perbaikan sarana pendidikan dan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA